Proyek Double Track KA Makan Korban, Diduga Kecelakaan Kerja

Proyek Double Track KA Makan Korban, Diduga Kecelakaan Kerja
foto: INILAH/Reza Zurifwan

INILAH, Cigombong - Unit Reskrim Polsek Cijeruk masih melakukan penyelidikan penyebab meninggalnya dua orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya luka - luka di proyek double track (jalur ganda) Kereta Api Bogor - Sukabumi di Desa dan Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Kanit Reskrim Polsek Cijeruk Ipda AM Zaluhu mengatakan saat ini jajarannya masih meminta keterangan saksi - saksi pekerja dari PT Hapsaka Mas selaku penyedia jasa atau kontraktor yang ada di tempat kejadian perkara.

"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi - saksi, kejadian ini bisa diduga  ada unsur kelalaian atau kecelakaan kerja maupun karena bencana longsor," kaa Ipda Zaluhu kepada wartawan, Sabtu (16/11).

Pria yang sebelumnya bertugas di Polsek Parungpanjang ini  menerangkan akan meminta keterangan ahli dan hasil penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab kejadian, walaupun saat kejadian longsornya tebing di lokasi tidak lagi dalam kondisi hujan.

"Untuk menentukan penyebab kejadian ini kelalaian maupun  kecelakaan kerja atau bencana longsor itu menunggu hasil penyelidikan dan keterangan ahli konstruksi," terangnya.

Pria asli Nias, Provinsi Sumatera Utara ini menjelaskan saat kejadian Wisnu (34 tahun), Kanapi (30 tahun), Sukardi (44 tahun) dan Sarpin (34 tahun) ini sebenarnya sama - sama tertimbun di beton tebingan namun nasib baik masih memayungi Sukardi dan Sarpin hingga mereka masih hidup.

"Mungkin ini yang namanya takdir walaupun keempatnya sama - sama tertimbun beton, Sukardi hanya mengalami luka berat sementara Sarpin sama sekali tidak mengalami luka. Karena keduanya masih hidup mereka pun langsung dibawa ke RSUD Ciawi untuk dirawat lebih lanjut. Sementara Parjo (47 tahun) sebenarnya dia terluka karena jatuh akibat panik atas kejadian longsornya tebing," jelas Ipda Zaluhu. 

Sementara hasil pantauan Inilah di lokasi di Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong proyek double track Kereta Api di berikan police line hingga proyek tersebut berhenti sementara pengerjaannya.

Kejadian bencana di proyek double track Kereta Api Bogor - Sukabumi ini sudah dua kali terjadi, sebelumnya pada Kamis (10/1/19) bocah laki - laki bernama Muhammad Rifki Bin Heri (9 tahu) meninggal dunia di lokasi proyek di Kelurahan dan Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. (Reza Zurifwan)

 

Loading...