Polisi Periksa Empat Saksi Laka Proyek Double Track Kereta Api

Polisi Periksa Empat Saksi Laka Proyek Double Track Kereta Api
Foto: INILAH/Reza Zurifwan

INILAH, Cigombong - Polres Bogor sudah meminta keterangan empat orang saksi terkait dugaan kecelakaan kerja ataupun kelalaian kerja yang menyebabkan dua orang pekera meninggal dunia dan tiga orang pekerja lainnya mengalami luka berat maupun ringan di lokasi pembangunan double track (jalur ganda) Kereta Api Bogor - Sukabumi.

"Kami saat ini baru memanggil empat pekerja yang menjadi saksi ambruknya puing - puing maupun tanah, sementara pimpinan PT Hap Saka Mas karena masih sibuk mengurus keluarga korban belum kami mintai keterangan," ucap Kapolres Bogor AKBP Muhammad Jhoni kepada wartawan, Minggu (17/11/2019). 

Dia menjelaskan, saat ini belum ada kesimpulan dari penyidik apakah ini ada unsur kelalaian dari PT Hap Saka Mas  atau murni bencana alam longsor.

"Kami belum bisa menyimpulkan ini murni bencana alam atau kelalaian kerja dari pelaksana proyek double track Kereta Api Bogor - Sukabumi. Kepolisian masih akan memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan para ahli kontruksi untuk nantinya dibuat kesimpulan," jelasnya.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Cijeruk masih melakukan penyelidikan penyebab meninggalnya dua orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya luka - luka di proyek double track (jalur ganda) Kereta Api Bogor - Sukabumi di Desa dan Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Kanit Reskrim Polsek Cijeruk Ipda AM Zaluhu mengatakan saat ini jajarannya masih meminta keterangan saksi - saksi pekerja dari PT Hap Saka Mas selaku penyedia jasa atau kontraktor yang ada di tempat kejadian perkara.

"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi - saksi, kejadian ini bisa diduga  ada unsur kelalaian atau kecelakaan kerja maupun karena bencana longsor," ucap Ipda Zaluhu. (Reza Zurifwan)

Loading...