Liga Desa Nusantara Kemendes PDTT Bisa Jaring Pesepak Bola Berbakat

Liga Desa Nusantara Kemendes PDTT Bisa Jaring Pesepak Bola Berbakat
Ilustrasi (Antara)

INILAH, Jakarta - Liga Desa Nusantara yang diadakan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bisa menjadi ajang untuk menjaring pesepak bola berbakat yang berasal dari desa.

"LDN ini bisa menciptakan para pemain yang berbakat dan berkualitas asal dari desa untuk bisa menjadi pemain nasional sehingga bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia," kata Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (17/11/2019).

Abdul Halim saat berkunjung ke Jawa Timur pada Minggu mengatakan bahwa ajang LDN membuat para pemuda desa untuk mampu menjadi benteng dari adanya potensi radikalisme, menjauhkan diri dari narkoba dan hal-hal negatif lainnya.

"Event ini akan jadi ajang silahturahim dan menjadi sarana penyaluran bakat sekaligus menghindari generasi muda dari bahaya narkoba dan berbuat pada hal-hal yang positif," katanya.

Dia mengatakan Kemendes PDTT siap menggelar Liga Desa Nusantara (LDN) seri Nasional 2019 akan dipertandingkan pada Rabu (20/11) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dalam kesempatan kunjungan ke Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Jombang dua periode dan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur satu periode menyempatkan bertemu dengan salah satu Tim Sepakbola Desa Plemahan Sumobito, Jombang yang menjadi salah satu tim yang mewakili Jawa Timur dalam Ajang LDN 2019.

Abdul Halim Iskandar berharap Tim Sepakbola Desa Plemahan bisa membuktikan bahwa tim yang berasal dari tempat kelahirannya ini bisa menjadi yang terbaik.

"Karena di lapangan itu tergantung dari kualitas pemain dan cara bermainnya. Saya berharap, bukan hanya kepada tim dari Jawa Timur saja. Tapi, seluruh tim yang lolos di seri nasional bisa berlaku sportif dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan," kata dia.

LDN merupakan kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Desa PDTT yang sudah berlangsung sejak 2017. Pada edisi pertama seri nasional diselenggarakan di Subang, pada 2018 seri nasional di Kabupaten Tangerang, dan untuk 2019 dipusatkan di Kabupaten Bekasi.

LDN seri nasional 2019 akan diikuti oleh 18 tim dari desa di 18 provinsi yang akan bertanding di tiga lapangan yang sudah disiapkan dalam fase grup, perempat final, semifinal, hingga final.

Adapun desa yang lolos ke seri nasional adalah Desa Sibak (Bengkulu), Desa Sungai Baung (Jambi), Nagari Ketaping (Sumatera Barat), Desa Banumas (Sumatera Selatan), Desa Kudu (Banten), Desa Sindangsari (Jawa Barat), Desa Mororejo (Jawa Tengah), Desa Plemahan (Jawa Timur), Desa Buduk (Kalimantan Tengah), Desa Kantan Muara (Kalimantan Tengah), Desa Babulu Darat (Kalimantan Timur), Desa Kintapura (Kalimantan Selatan), Desa Lintidu (Sulawesi Tengah), Desa Tabang (Sulawesi Utara), Desa Palambare (Sulawesi Selatan), Desa Tongute Ternate (Maluku Utara), Desa Asilulu (Maluku), dan Desa Biloto (NTT). (antara)

Loading...