Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Sungai Cimanuk

Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Sungai Cimanuk

INILAH, Garut- Dua pelajar SD dan SMP tenggelam saat berenang di sungai Cimanuk di betulan Bantar Teureup Kampung Babakan Panjang RT 01 RW 15 Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu, Ahad (167/11/2019) sore WIB.

Keduanya ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi sudah meninggal dunia sekitar pukul 17.30 WIB. Kedua korban yakni Andika bin Asep (14) pelajar kelas 2 SMPN 1 Cibatu warga Kampung Kaum RT 05 RW 05 Desa Keresek Kecamatan Cibatu, dan Habibi alias Udin bin Tata (12) pelajar SDN 3 Kertajaya warga Kampung Pulo RT 01 RW 13 Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu.

Tak ada yang mengetahui persis awal kejadian menimpa kedua anak tersebut. Namun diduga salah satunya terpeleset dan jatuh ke bagian dalam aliran sungai Cimanuk yang sekilas tampak berarus tenang karena kondisi air sedang surut, seperti biasanya di musim kemarau. Rekannya terjun bermaksud menolong. Namun dia malah turut terseret arus dalam, dan tenggelam.

Sebelumnya seorang warga diketahui sempat melihat kedua korban berada di tengah sungai, dan melaporkannya ke warga lain untuk diteruskan ke pihak berwenang. Pencarian pun langsung dilakukan dengan melibatkan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Cibatu, dibantu aparatur pemerintah desa, tim SAR BPBD Garut, dan Basarnas.

Korban Andika ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB. Jenazah korban dievakuasi, dan dibawa ke Puskesmas Cibatu untuk dilakukan pemeriksaan, lalu dibawa ke rumah keluarga untuk dilakukan pengurusan jenazah.

Sedangkan korban Habibi baru ditemukan sekitar pukul 17/30 WIB. Jenazahnya setelah dievakuasi dan diperiksa di puskesmas, lalu dibawa ke rumah keluarga untuk dilakukan pengurusan jenazah.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Garut Satria Budi membenarkan adanya kecelakaan menimpa kedua pelajar warga Cibatu di sungai Cimanuk tersebut.

“Untuk rinciannya, kita masih menunggu laporan dari Basarnas,” ujarnya.(zainulmukhtar)

 

 

Loading...