Harga Cabai dan Bawang Merah Naik, Diskoperindag Malah Bantah

Harga Cabai dan Bawang Merah Naik, Diskoperindag Malah Bantah
Foto: Net

INILAH, Purwakarta – Harga sejumlah komoditas sayuran di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta mulai tak wajar. Yang paling mencolok, kenaikan harga bawang merah dan cabai rawit. Kondisi tersebut terpantau di Pasar Citeko, Kecamatan Plered.

Seorang pembeli di Pasar Citeko Plered, Yuni (37) mengaku, ada kenaikan harga, terutama dua komoditi tersebut. Kenaikan ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Dia tak mengetahui persis penyebab kenaikan harga dua komoditi tersebut.

“Saat ini, harga bawang merah kisaran Rp35 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya hanya Rp20 ribu,” ujar Yuni kepada wartawan, Senin (18/11/2019). 

Harga tersebut untuk jenis bawang merah super atau berukuran besar. Sedangkan bawang merah berukuran kecil bisa didapatkan dengan harga Rp28 ribu per kilogram. Meskipun demikian, persediaan bawang masih melimpah di pasar tersebut.

Sedangkan untuk harga harga cabai, lanjut Yuni, yang tadinya Rp40 ribu per kilogram, sejak sepekan ini naik tajam menjadi Rp60 ribu per kilogram. Selain bawang dan cabai rawit, kabarnya harga ayam potong pun mengalami peningkatan.

Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Purwakarta Wita Gusrianita justru membantah ada kenaikan harga untuk bawang dan cabai rawit.

“Kami tegaskan, untuk kedua komoditas itu (bawang dan cabai) tidak ada kenaikan. Kami meminta masyarakat tidak panik dengan gejolak harga kebutuhan pokok di pasaran,” ujarnya singkat. (Asep Mulyana)

Loading...