Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Mahasiswa dan Dosen USB Jalani Tes Urine

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Mahasiswa dan Dosen USB Jalani Tes Urine
Foto: Syamsuddin Nasoetion

INILAH, Bandung - Selasa (19/11/2019) pagi itu, sejumlah mahasiswa dan dosen Universitas Sangga Buana (USB) tampak mengantre di sebuah ruangan. Selain mendata, petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung memberikan gelas takar kepada masing-masing pendaftar.

Wakil Rektor I USB Didin Kusdian mengatakan, mereka akan mengikuti tes urine. Pengujian itu berkaitan dengan antisipasi adanya penyalahgunaan narkotika di kawasan kampus.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) USB. Tes urine ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai upaya kita mencegah penyalahgunaan narkotika,'" kata Didin.

Dia menegaskan, secara simultan pihaknya menyebarluaskan informasi terkait bahaya narkoba. Singkatnya, USB diakuinya menentang keras peredaran narkotika dan menganggapnya sebagai musuh bersama.

"Selain mahasiswa, dalam tes urine ini pun para dosen diikutsertakan. Ini dilakukan agar USB menjadi agen perubahan bagi Indonesia," tambahnya.

Sebelumnya, USB YPKP mendeklarasikan diri sebagai kampus antinarkoba. Rangkaian deklarasi itu digelar di Aula Kampus USB pada Februari silam. Deklarasi diikuti ratusan mahasiswa, dosen, dan rektorat, dan sivitas akademika lainnya.

Rektor USB Asep Effendy menegaskan, deklarasi ini merupakan salah satu dukungan USB terhadap perang terhadap peredaran narkoba di Indonesia. Terlebih, sebagai lembaga pendidikan tinggi USB diamanahi mendidik para generasi muda.