Tertutup, Pabrik Obat Keras Diketahui Warga Sebagai Pabrik Sandal

Tertutup, Pabrik Obat Keras Diketahui Warga Sebagai Pabrik Sandal
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Pabrik tempat pembuatan obat keras di Gang Pesantren RT 02/07, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sereal diketahui warga sebagai pabrik pembuatan sandal. Lokasinya berada di sebelah gerbang Sailendra Residence. 

"Iya, warga tahunya pabrik itu pabrik sandal. Itu rumah kontrakan mas," kata salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Rabu (20/11/2019).

Sebelum ada penggerebekan aparat polisi, warga diakuinya tidak mengetahui persis kegiatan di dalam rumah tersebut. Pasalnya, gerbang rumah selalu dalam keadaan tertutup rapat.

"Sebenarnya, kita tidak banyak mengetahui keadaan rumah itu. Tapi, memang sih mencurigakan," tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Niko N Adi Putra mengatakan lokasi rumah yang dijadikan pabrik itu dipasangi garis polisi. Pihaknya pun menemukan sejumlah merek obat.

"Kurang lebih, tadi diketemukan ada lima sampai enam jenis obat-obatan berbahaya. Kami belum bisa simpulkan apakah ini bagian dari jejaring obat palsu atau tidak. Tapi, pada dasarnya ini suatu pergerakan yang tidak mungkin dilakukan hanya satu orang," sebutnya.

Niko menyebutkan, pihaknya menduga nilai investasi pabrik itu mencapai Rp10 miliar. Namun, angka pastinya akan diselidiki lebih lanjut. 

Sejauh ini, dari penyelidikan sementara operasionalisasi pabrik tersebut dilakukan lebih dari satu orang. Sebab, di lokasi terlihat ada pembagian jadwal kerja dan operasi pabrik itu selama 24 jam. 

"Artinya,  masing-masing orang punya jam kerja berbeda. Diduga ada enam orang, tapi kita baru mengamankan dua orang," ucapnya.

Dia menegaskan, produk obat-obatan yang dibuat itu diduga termasuk narkotika golongan satu. Namun, guna memastikan hal itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan POM setempat. Berdasarkan hasil penggerebekan, di lokasi tersebut ditemukan 33 unit mesin. (Rizki Mauludi)

Loading...