Alhamdulillah, 3 Korban Luka Berat Proyek Jalur Ganda Segera Sembuh

Alhamdulillah, 3 Korban Luka Berat Proyek Jalur Ganda Segera Sembuh

INILAH, Cigombong - Dua pekerja proyek double track (jalur ganda) kereta api Bogor - Sukabumi yang mengalami luka berat yaitu Sarpin (34 tahun) maupun Sukardi (44 tahun) masih dirawat di RSUD Ciawi. Prediksi dokter mereka akan sembuh dalam tiga minggu kedepan.

Hal itu dikatakan Direktur Utama (Dirut) RSUD Ciawi Muhammad Tsani bahwa akibat luka berat yang dialami mereka, waktu penyembuhannya pun cukup panjang 

"Pasien atas nama Sarpin mengalami luka sobek di kaki sementara Sukardi nengalami luka sobek di bagian perut, setelah kami melakukan tindakan operasi mudah - mudahan mereka sembuh dalam tiga minggu mendatang," kata Muhammad Tsani kepada wartawan, Rabu (20/11).

Mengenai biaya pengobatan, Ia mengaku tidak tau siapa yang menanggung apakah PT. Hap Saka Mas atau siapa, karena bagi rumah sakit yang utama menyelamatkan atau mensehatkan pasien terlebih dahulu.

"Kalau untuk administrasi biaya pengobatan tentunya dokter tidak tau, yanv terpenting pasien kita selamatkan dulu nyawanya atau menyehatkan orang yang awalnya sakit. Untuk biaya biar admin RSUD Ciawi aja yang tau," sambungnya.

Tsani menjelaskan agar Sarpin dan Sukardi lekas sembuh, selain harus mengkonsumsi obat para  pasien juga diminta mengkonsumsi makanan yang bergizi dan rutin.

"Selain meminum obat - obatan, kalau mau lekas sembuh ya makannya haus bergizi dan rutin. Hal itulah yang kami sampaikan kepada pihak  keluarga Sarpin dam Sukardi yang kebetulan menemani mereka di RSUD Ciawi," jelas Tsani.

Sebelumnya, Sarpin dan Sukardi menjadi korban proyek pembangunan double track Kereta Api Bogor - Sukabumi di Desa dan Kecamatan Cigombong pada Sabtu (16/11) lalu pada pukul 08.05 WIB.

Sarpin dan Sukardi yang berasal dari Desa  Sunawa, Brati Kabupaten Grobogan Jawa Tengah ini sempat pingsan saat tertimpa puing dan tanah, untungnya pihak Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dibantu kepolisian, TNI, pekerja proyek dan warga berhasil menolong para korban baik dengan menggunakan alat berat maupun manual. 
Setelah berhasil dievakuasi, Sarpin dan Sukardi pun langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ciawi dan pindah ke ruang rawat inap setelah masa kritisnya lewat. (Reza Zurifwan)

Loading...