Bekas Rumah Hilter Jadi Kantor Polisi

Bekas Rumah Hilter Jadi Kantor Polisi
Foto: Net

INILAH, Jakarta – Setelah lama menjadi sengketa berkepanjangan, rumah tempat kelahiran pemimpin Nazi Adolf Hitler di Austria akan diubah menjadi kantor polisi, kata pejabat terkait, seperti dikutip dari BBC, Kamis (21/11/2019).

Menteri Dalam Negeri Austria, Wolfgang Peschorn, mengatakan keputusan itu sekaligus "sinyal jelas" bahwa rumah itu tidak akan lagi menjadi lokasi pertemuan kelompok-kelompok neo-Nazi untuk merayakan ulang tahun Hitler.

Dilahirkan pada 1889, keluarganya membesarkan bayi Hitler selama beberapa pekan pertama hidupnya di salah-satu flat pada gedung peninggalan abad ke-17 di kota Braunau am Inn, Austria.

Bangunan berlantai tiga itu setiap tahun didatangi kelompok-kelompok neo-Nazi untuk merayakan ulang tahun Hitler.

Sejak 1972, pemerintah Austria menyewa gedung itu dari pemilik sebelumnya agar tidak digunakan kegiatan kelompok sayap kanan.

Sebelum akhirnya dibeli oleh pemerintah Austria tiga tahun silam, bangunan itu dijadikan pusat penitipan anak berkebutuhan khusus.

Namun pemiliknya, Gerlinde Pommer mengambil alih kembali rumah itu, setelah dia menolak rencana untuk mengubah beberapa bagiannya agar lebih ramah bagi penyandang disabilitas.

Gedung tersebut dimiliki pemerintah Austria sejak 2016, ketika bangunan itu dibeli seharga US$897.000 atau sekitar Rp15 miliar.

Saat itulah, pemerintah mengumumkan rencana untuk merubuhkannya. Namun rencana pemerintah ini memunculkan perdebatan dan perselisihan yang meluas di Austria.

Sejumlah kalangan menyerukan agar rumah tempat kelahiran Hitler itu diruntuhkan, sementara yang lain berpendapat sebaiknya rumah itu digunakan untuk kegiatan amal atau sebagai tempat membangun rekonsiliasi.

Dalam pernyataannya pada Selasa, Wolfgang Peschorn mengatakan rumah itu nantinya akan "digunakan sebagai kantor polisi".

Keputusan ini sekaligus mengirimkan sinyal bahwa bangunan ini tidak akan pernah lagi dijadikan lokasi untuk kepentingan kelompok Neo Nazi.

Gedung tempat kelahiran Hitler itu terletak di kota kecil Braunau am Inn, yang terletak di Austria utara, di dekat perbatasan dengan Jerman.

Keluarga Hitler, yang menyewa ruangan lantai atas, bukanlah warga asli Braunau. Ayahnya, Alois, petugas pajak, ditugaskan di kota tersebut.

Keluarga itu tinggal di sebuah apartemen di gedung selama beberapa minggu setelah kelahirannya sebelum pindah ke alamat lain di daerah itu.

Saat menjadi diktator Jerman, Adolf Hitler pada 1938 pernah mengunjungi rumah kelahirannya di kota Braunau, Austria, persisnya setelah Jerman Nazi mencaplok negara itu.

Di bawah pemerintahan Adolf Hitler (1933-1945), Jerman Nazi memulai Perang Dunia Kedua, yang melahirkan kebijakan genosida yang mengakibatkan kematian sekitar enam juta orang Yahudi, dan puluhan juta warga sipil lainnya. (INILAHCOM)

Loading...