Rekrutmen Terbuka Sekda Jabar, 8 Pendaftar Gugur Administrasi

Rekrutmen Terbuka Sekda Jabar, 8 Pendaftar Gugur Administrasi

INILAH, Bandung - Proses pendaftaran open recruitment jabatan Sekda Jabar berakhir pada Kamis (21/11/2019) ini pukul 23.59 WIB.  Posisi terakhir, pendaftar terdiri dari 18 orang.

Kabid Pengembangan Karir Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, 8 dari 18 pendaftar itu tergolong non-PNS karena tidak memiliki nomor induk pegawai (NIP).

"Ini kan pendaftarannya pake aplikasi. Memang skemanya open recrutment, tapi ada syarat mengisi NIP. Nah, yang 8 orang pendaftar itu sepertinya ngarang NIP-nya, asal-asalan. Karena tak terdaftar, jadi gugur secara administrasi," ujar Dedi, Kamis (21/11/2019).

Dia mengatakan, dengan adanya syarat pengisian NIP pada sistem aplikasi maka dapat menyaring pendaftar dari PNS maupun non-PNS. Kendati proses pendaftarannya terbuka, namun yang diutamakan pendaftar harus PNS.

"Nah yang PNS itu ada 10. Yakni, dari internal ada 6 orang dan eksternal 4. Mereka lulus administrasi," katanya.

Salah satu syarat calon Sekda tersebut harus menduduki eselon 2. Yakni, sedang atau pernah menjabat eselon 2 selama 2 tahun. Adapun untuk pelamar eksternal, kata dia, di antaranya ada yang berasal dari Kementerian PUPR, dari Kota Bandung, dan dari Kota Tanggerang.

Setelah pendaftaran selesai, dia menyampaikan proses selanjutnya akan dilakukan rapat Pansel penetapan yang lulus seleksi administrasi pada 23 November ini. Lalu, peserta yang lulus administrasi tersebut akan di undang untuk assesment kopetensi, penyusunan makalah dan pemeriksaan kesehatan.

"Yang lolos tahap assesment akan kami wawancara. Nah untum menetapkan siapa yang dipanggil wawancara ini disesuaikan dari hasil tes dan rapat Pansel," katanya.

Nantinya, usai wawancara itu Pansel akan menetapkan tiga nama terbaik untuk disampaikan ke gubernur. Lalu, gubernur akan menyampaikan tiga nama tersebut ke Presiden melalui Mendagri. 

"Jadi, yang menetapkan presiden bukan gubernur. Memang pertimbangan gubernur jadi perhatian," katanya. (Rianto Nurdiansyah)

Loading...