Dorong Produk IKM, Pemkab Bandung Bidik Seribu Kampung Tematik

Dorong Produk IKM, Pemkab Bandung Bidik Seribu Kampung Tematik
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung -  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung terus berupaya mengenalkan produk industri kecil menengah (IKM) agar semakin terkenal di dalam dan luar negeri. 

Kadisperindag Kabupaten Bandung Popi Hopipah mengatakan, guna menguatkan citra Kabupaten Bandung memiliki ciri khas pihaknya menjalankan Program 1.000 Kampung Tematik. Ciri ini diharapkan akan menonjol dibandingkan dengan daerah lain untuk menarik wisatawan. 

Dia menjelaskan, Program 1.000 Kampung itu dijalanlan setiap kampung di suatu kecamatan untuk menonjolkan produk unggulannya. Saat ini, sudah banyak kampung di Kabupaten Bandung yang semakin dikenal karena produk unggulannya.

"Sudah ada Kampung Boneka, Kampung Jeans, Kampung Wayang, dan lainnya. Ke depan, Program 1.000 Kampung ini bisa terwujud. Kemudian nanti bisa dikenal luas. Sehingga kesejahteraan masyarakat di kampung tersebut akan meningkat," kata Popi saat Pameran Terpadu Gelar Produk IKM Disperindag Kabupaten Bandung di Cihampelas Walk, Kota Bandung, Kamis (21/11/2019). 

Senada dengan itu, Sekda Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana menyebutkan salah satu upaya memperkenalkanproduk unggulan itu dengan menggelar berbagai macam pameran produk IKM Kabupaten Bandung. Pameran produk menjadi faktor penting dalam mengenalkan produk IKM Kabupaten Bandung ke masyarakat. Kendati demikian, ujung tombak kesuksesan produk IKM Kabupaten Bandung sendiri adalah mutu dan kualitasnya. 

"Visi dan misi kami itu memantabkan Kabupaten Bandung yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Nah, agar produk IKM Kabupaten Bandung laris manis dan dapat dikenal masyarakat tentu harus berdaya saing," kata Teddy.

Menurutnya, produk IKM Kabupaten Bandung harus memiliki unsur berdaya saing. Dimana, setiap produk IKM yang akan dikenalkan harus memiliki kualitas dan mutu yang baik. Dengan begitu, produk IKM Kabupaten Bandung cepat dikenal masyarakat luas. 

"Dengan pameran seperti ini, kami berharap produk-produk IKM bisa dikenal luas. Selain itu kami juga konsisten melakukan kontak dagang ke daerah lain di Nusantara," ujarnya. 

Teddy melanjutkan, pengenalan serta promosi produk IKM Kabupaten Bandung tak hanya dilakukan dengan cara lama saja. Menurutnya, di era 4.0 perlu adanya dukungan di bidang teknologi dan informasi. Maka dari itu, Pemkab Bandung melibatkan Diskominfo dalam mengenalkan produk IKM-nya. 

Sejalan dengan promosi IKM, Pemkab Bandung juga terus konsisten mengenalkan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Bandung. Seperti potensi pariwisata, pertanian, panas bumi, perkebunan, seni dan budaya. 

"Pameran ini tak hanya digunakan untuk promosi produk IKM saja. Tapi potensi Kabupaten Bandung lainnya juga kami kenalkan lewat pameran ini. Sehingga masyarakat luas tahu betapa kayanya Kabupaten Bandung itu," katanya. (Dani R Nugraha)

Loading...