Jatah CPNS Belum Bisa Mengikis Kekurangan Pegawai di Purwakarta

Jatah CPNS Belum Bisa Mengikis Kekurangan Pegawai di Purwakarta
istimewa

INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta, masih kekurangan pegawai yang berstatus aparatur sipil Negara (ASN). Bahkan, kekurangannya ditaksir sekitar 4.000 pegawai. Pegawai dari kalangan guru, mendominasi kekurangan ASN tersebut. Jika diangkakan, kebutuhan untuk guru mencapai 3.000 orang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna membenarkan hal tersebut. Dirinya pun tak menampik, jika jatah CPNS yang diberikan pemerintah pusat untuk wilayah ini belum bisa mengikis kekurangan ASN tersebut.

“Kalau ditanya kebutuhan, jelas kita masih kekurangan banyak. Di sisi lain, kan kuota-nya terbatas. Jadi belum bisa menutupi kebutuhan,” ujar Asep kepada INILAH, Jumat (22/11/2019).

Menurut Asep, kalau ingin seimbang idealnya jatah CPNS untuk wilayahnya itu sedikitnya untuk 500 pegawai. Mengingat, selain masih kekurangan, setiap tahunnya lebih dari 250 ASN di Pemkab Purwakarta itu masuk masa pensiun.

“Ya kalau mau mengikis kekurangan, minimalnya kuotanya 500 ASN. Tapi kan kami tidak bisa apa-apa. Karena, kewenangannya ada di pemerintah pusat,” jelas dia.

Asep menjelaskan, sejauh ini minat masyarakat di wilayah kerjanya untuk menjadi ASN masih cukup tinggi. Terbukti, sejak pendaftaran untuk formasi CPNS 2019 dibuka pada 11 Noveber lalu, hingga hari kemarin tercatat sudah ada sekitar 3.461 pendaftar.

Jumlah pendaftar ini, menurutnya, merupakan angka berjalan. Sehingga, bisa saja terjadi penambahan hingga berakhirnya masa pendaftaran pada 24 Novemver mendatang. Pihaknya tak menyangka, pendaftarnya cukup membludak. Kendati, kuota CPNS yang diberikan pusat untuk wilayah ini hanya 169 posisi saja.

“Pendaftar yang membludak ini, mengindikasikan jika minat warga Purwakarta untuk menjadi ASN cukup tinggi,” kata dia.

Memang, kata dia, akan banyak pendaftar yang kecewa. Terlebih, lowongannya hanya dijatah terbatas. Artinya, mau tidak mau ribuan pendaftar ini harus bersaing hingga jumlahnya sesuai kuota yang diberikan pemerintah pusat.

Asep menambahkan, jatah 169 posisi CPNS dari pemerintah pusat tersebut terdiri dari, 164 posisi untuk tenaga pengajar (guru). Tiga posisi untuk dokter umum. Serta, sisanya dua posisi untuk dokter hewan. (Asep Mulyana)

Loading...