Ketika Bima Arya Bagi-bagi Kue ke Gereja

Ketika Bima Arya Bagi-bagi Kue ke Gereja
Bima Arya saat mengunjungi Gereja di Kota Bogor
INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memastikan malam misa natal 2018 di Kota Bogor aman. 
 
Hal tersebut diungkapkan Bima usai melakukan pemantauan ke beberapa gereja di Kota Bogor  bersama jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) pada Senin (22/12) malam WIB.
 
Dari pantauan INILAH, Muspida Kota Bogor memulai pemantauan dari gereja Zebaoth di Jalan Djuanda dekat Istana Bogor, berlanjut ke gereja GPIB Paledang dan kemudian ke gereja GKI Pengadilan. 
 
Usai memantau tiga gereja Muspida ke ruang green room untuk memantau arus lalu lintas Kota Bogor. Pemantauan berlanjut kembali ke gereja Katedral di Jalan Kapten Muslihat dan berakhir di gereja Fransiskus Jalan Siliwangi.
 
Bima mengatakan, Muspida berkeliling untuk memastikan seluruh perayaan natal berjalan dengan lancar. Di beberapa titik terlihat ada kepadatan arus lalu lintas yang tidak seperti biasanya. Tetapi secara umum pantau di CCT green room masih bisa berjalan kendaraannya.
 
"Artinya bukan kemacetan secara menyeluruh tapi hanya dibeberapa titik tertantu karena ada mobilitas pengendara. Tadi juga saya saat melakukan kunjungan menyampaikan ucapan selamat natal bersama Muspida jepada jemaat yang merayakan natal," ungkap Bima kepada wartawan usai melakukan pemantauan.
 
Bima menegaskan, sampai berakhirnya kunjungan ke beberapa gereja, dirinya memastikan Kota Bogor bebas dari ancaman apapun termasuk bom. 
 
"Sampai detik ini tidak ada laporan diluar dari yang biasanya. Semua berjalan dengan damai Insya Allah tertib. Saya juga mengajak kepada jamaat untuk berdoa bersama kepada saudara kita yang terkena musibah dari berbagai bencana," tambahnya.
 
Bima juga mengatakan, dirinya berpesan umat beragama di Kota Bogor agar di waktu saat ini yang memasuki hajat politik, semua umat beragama untuk tidak terpancing isu-isu negatif dan kabar burung atau hoax.
 
"Mari kita merapatkan barisan, mempererat silaturahmi, kita jaga kebersamaan karena hajat politik yang harus kita sukseskan bersama-sama dan kita rawat terus tradisi di Kota Bogor. Saya sendiri sudah menyampaikan dibeberapa kegiatan, bahwa pada pilpres ini saya tidak memihak ke kiri atau ke kanan, karena bersama muspida saya memastikan pemilihan ini berjalan dengan tertib juga bermanfaat," terangnya.
 
Bima juga mengaku, saat kunjungan dirinya membawa kue, sebagai simbol Kota Bogor ini milik semua. Jadi kue nya harus dinikmati oleh semua, hal itu simibol kalau pembangunan harus dirasakan oleh semua. 
 
"Ini simbolisasi saja, selain berbagi kasih sayang untuk semua. Ya, kue itu juga simbol bahwa pembangunan di Kota Bogor harus dinikmati oleh semua kalangan," tegasnya.