LPMP Jabar Kukuhkan 440 Sekolah Binaan SPMI di FEPPMP Tahun 2019

LPMP Jabar Kukuhkan 440 Sekolah Binaan SPMI di FEPPMP Tahun 2019
Forum dan Ekspos Program Penjaminan Mutu Pendidikan (FEPPMP) Tahun 2019 dengan tema “Melalui SPMI, Membudayakan Mutu dan Mencerdaskan Anak Bangsa” di Hotel EI Royal, Kota Bandung, 27-29 November 2019. (istimewa)

INILAH, Bandung - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat menggelar Forum dan Ekspos Program Penjaminan Mutu Pendidikan (FEPPMP) Tahun 2019 dengan tema “Melalui SPMI, Membudayakan Mutu dan Mencerdaskan Anak Bangsa” di Hotel EI Royal, Kota Bandung, 27-29 November 2019.

Forum dan Ekspos Program Penjaminan Mutu Pendidikan (FEPPMP) ini merupakan sarana publikasi dan koordinasi pendidikan antara LPMP Jabar dan pihak-pihak terkait untuk mewujudkan sinergisitas dan kepedulian terhadap akselerasi peningkatan mutu pendidikan.

Khususnya mutu pendidikan di Provinsi Jawa Barat. "Agar semua satu visi dan satu pandangan dalam peningkatan mutu pendidikan," ujar Kepala LPMP Jabar Gusmayadi Muharmansyah saat wawancara khusus kepada INILAH, Kamis (28/11/2019).

Program tahunan ini mengekspos praktik-praktik baik yang sudah dilaksanakan dalam upaya meningkatkan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP). Tak ketinggalan, juga penyampaian pemenang penghargaan SPMP Award yang akan menambah meriah acara.

Selain itu, juga agenda penting lainnya, mengukuhkan dan pelepasan 440 sekolah model atau binaan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) yang telah didampingi LPMP Jawa Barat sejak tahun 2016. Ke depan LPMP Jabar akan mendampingi 128 sekolah model, dari mulai SD, SMP, SMA, dan SMK di kabupaten/kota se-Jawa Barat.

"Kami berharap, sekolah binaan SPMI ini mampu mandiri dan berimbas juga ke sekolah lainnya,” ujar Pak Gus, sapaan akrab pria yang mengepalai LPMP Jawa Barat yang beralamat di Jalan Raya Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.

Selain itu, ada juga peran pemerintah daerah untuk memberdayakan sekolah binaan terebut agar semakin optimal.

Hal tersebut semata-mata untuk mencapai titik di mana peningkatan capaian mutu pendidikan menuju bahkan melampaui Standar Nasional Pendidikan. Karena, dalam setiap proses penjaminan dan peningkatan mutu yang berujung pada pembudayaan mutu, pada akhirnya harus dipastikan akan berdampak pada siswa.

Forum dan Ekspos PPMP Tahun 2019 diikuti oleh 615 peserta dari berbagai unsur, yakni Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten, Kota. Juga, dari Bappeda BAN, Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Daerah (TPMPD) Kabupaten/Kota. Kemudian, ada juga dari Kepala Sekolah Binaan LPMP dan perwakilan Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.

Selain menyuguhkan display stan SPMI dari delapan sekolah model atau binaan sebagai perwakilan. Juga dimeriahkan dengan acara Talk Show Program Penjaminan Mutu dari kepala daerah yang sudah berpartisipasi aktif, yaitu Kabupaten Pangandaran dan Kota Depok. Gelar tahunan acara ini bertambah seru karena perwakilan sekolah binaan akan menampilkan pentas seni khas Jawa Barat.

Menurut Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, keberhasilan Pangandaran mendapat penghargaan dalam peningkatan mutu pendidikan merupakan kerja keras dan kerja yang luar biasa dari tim dan dinas pendidikan.

“Tentu, kepala daerah memberikan dukungan yang luar biasa dan diajak ngomong, apa yang menjadi masalah? sehingga mencari jalan keluar bersama-sama. Saya kira, kita sebagai kabupaten baru bekerja saja, tidak memikirkan dapat penghargaan apa-apa,” ujar Jeje Wiradinata.

LPMP Jabar menyadari bahwa sumber daya yang ada terbatas, tanpa dibantu oleh pemerintah daerah akan sulit, apalagi jumlah sekolah di Jawa Barat sangat banyak, sekitar 29.000 sekolah.

"Semoga Pelaksanaan Forum dan Ekspos ini memberikan suguhan menarik dan inspiratif bagi semua pihak. Dan kami, dari LPMP Jawa Barat sekaligus memastikan bahwa mutu pendidikan adalah tanggung jawab kita semua. Quality is everybody's business,” pungkas Pak Gus. (sur)