Mantul.. Jabar Juara Umum Pospenas 2019

Mantul.. Jabar Juara Umum Pospenas 2019
Foto: INILAH/Muhammad Ginanjar

INILAH, Bandung - Kontingen Jawa Barat memastikan diri keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) 2019.

 

Kepastian itu terjadi setelah tuan rumah berhasil mengantongi 16 medali emas, 7 perak dan 7 perunggu. Sementara posisi dua ditempati Banten dengan 12 emas, 10 perak dan 7 medali perunggu. Sedangkan peringkat ketiga ditempat Jawa Timur dengan 10 medali emas, 14 perak dan 16 perunggu. 

 

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ahmad Jayadi berharap dengan Pospenas 2019 ini para santri yang bertanding di cabang olahraga dan seni dari masing-masing pondok pesantren bisa tersalurkan bakatnya. 

 

"Diharapkan mereka bisa tampil di event lebih besar lagi," kata Ahmad Jayadi dalam acara penutupan Pospenas 2019 di GOR Youth Center, SPOrT Jabar, Jalan Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (29/11/2019).

 

Sementara itu, Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid memberikan apresiasi terhadap para santri yang terlibat di Pospenas 2019 ini. Setidaknya mereka akan memiliki bekal untuk berperan dalam pembangunan nasional. 

 

"Eksistensi pesantren memberikan kontribusi yang besar bagi kepentingan Indonesia, mencerdaskan masyarakat Indonesia yang berakhlak baik dan ketakwaan pada Tuhan 

melahirkan insan beriman dan berkarakter, cinta tanah air dan berkemajuan," kata Zainut.

 

Disisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jabar, Engkus Sutisna bersyukur dengan hasil yang telah ditorehkan. Menurutnya target yang dicanangkan tercapai.

 

"Dari awal kita ingin meraih tiga sukses. Sukses sebagai tuan rumah bisa memberikan fasilitas layanan memuaskan bagi seluruh kontingen. Yang kedua sukses prestasi. Kita ingin di daerah sendiri menjadi juara umum. Ketiga, sukses administrasi karena kita ketahui menggunakan anggaran dari APBD Provinsi Jabar," ucap Engkus. 

 

Engkus berharap para santri yang berhasil meraih medali bisa terus meningkatkan kemampuannya. Sehingga bisa tampil di event lebih besar baik skala nasional maupun internasional. 

 

"Tentunya sebagai orang Jabar berharap karena selama ini sumber atlet kita berasal dari PPLP, PPLD, klub, masuk ke Pelatda dan sebagainya, ke depan muncul juga atlet dari pesantren," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)

Loading...