Di Purwakarta, Harga Kepokmas Beranjak Naik

Di Purwakarta, Harga Kepokmas Beranjak Naik
Foto: Net

INILAH, Purwakarta – Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta mulai naik. Adapun yang paling mencolok adalah harga telur ayam, bawang merah, dan cabai merah.

Kondisi tersebut terpantau setelah tim dari Pemkab Purwakarta melakukan monitoring ke sejumlah pasar tradisional, di antaranya Pasar Citeko, Kecamatan Plered, Pasar Jumat, dan Pasar Wanayasa.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Purwakarta Karliati Djuanda menuturkan, kenaikan terjadi di akhir tahun seperti sekarang, terlebih jelang perayaan Natal dan Tahun Baru nanti.

“Kita juga sudah rapat dengan Tim Ketahanan Pangan Jawa Barat. Secara umum sudah mulai terlihat ada kenaikan harga. Yang terpantau baru tiga komoditas,” kata Karliati, akhir pekan kemarin.

Karliati menuturkan, untuk telur ayam ada kenaikan harga Rp1.000 per kilogramnya, dari semula Rp23 ribu menjadi Rp24 ribu. Sementara untuk bawang merah, kenaikannya rata-rata Rp2.000 per kilogram. Saat ini, harga bawang merah mencapai Rp30 ribu dari sebelumnya Rp28 ribu per kilogramnya. Sedangkan untuk harga cabai merah kenaikan sekitar Rp2.000 per kilogram.

Menurut dia, kenaikan terjadi karena kebutuhan konsumen mulai meningkat. Ia memprediksi kenaikan masih terjadi hingga beberapa pekan ke depan.

“Biasanya Desember minggu kedua mulai merangkak naik lagi sesuai kebutuhan pasar,” katanya.

Karliati menambahkan, selama ini pasar di wilayahnya mendapat pasokan kebutuhan pangan dari Pasar Induk dan Pasar Caringin. Sehingga harga di pasaran sangat berpengaruh pada lonjakan harga yang juga terjadi di Kabupaten Purwakarta.

Sejauh ini, Pemkab Purwakarta bersama Pemprov Jawa Barat terus berupaya mengantisipasi lonjakan harga yang signifikan. Diharapkan konsumen tidak mengeluhkan kenaikan harga yang terlalu jauh dan merugikan.

“Kita selalu berkoordinasi juga dengan tim ketahanan pangan Jawa Barat supaya tidak ada lonjakan yang signifikan,” pungkasnya. (Asep Mulyana)

Loading...