10 Kandidat Serius Maju Jadi Cabup Bandung dari Partai Golkar

10 Kandidat Serius Maju Jadi Cabup Bandung dari Partai Golkar
Foto: INILAH/Rd Dani R Nugraha

INILAH, Bandung – Ketua Panitia Seleksi (pansel) Penjaringan Bakal Calon Bupati Bandung dari Partai Golkar 2020-2025, Cecep Suhendar menyatakan, ada 10 dari 15 orang yang mengembalikan formulir pendaftaran kepada pansel.

"Sampai detik terakhir 30 November sesuai jadwal yang diberikan untuk batas pengembalian formulir, pukul 20.30 WIB, dari 15 orang yang mengambil formulir, hanya 10 orang yang telah mengembalikan formulir kesedian sebagai calon Bupati Bandung periode 2020-2025 dari Partai Golkar. Dan sampai pukul 00.00 WIB dini hari tadi, jumlah kandidat yang mengembalikan formulir tetap tidak berubah,” kata Cecep kepada wartawan, Minggu (1/12/2019).

Cecep mengatakan, 10 orang yang mengembalikan formulir tersebut adalah Deding Ishak, Yoga Santosa, Uben Yunara, Dadang Supriatna, Deden Rukman Rumaji, Anang Susanto, Agung Yansusan, Wendi Irawan, Sugianto, dan Nia Kurnia Aguatina Dadang Naser.

Dari 10 orang kandidat bakal calon ini, lanjut Cecep, terdapat dua orang dari luar Partai Golkar, yakni Ketua SPSI Kabupaten Bandung Uben Yunara dan mantan Wakil Bupati Bandung Deden Rukman Rumaji.

"Tahap berikutnya, mulai 1 Desember 2019 sampai Januari 2020 adalah pengecekan pemberkasan syarat administrasi umum dan khusus oleh panitia. Kemudian masuk pada visi misi sesuai tagline "Mencari Penerus Pembangunan Sabilulungan"," ujarnya.

Cecep melanjutkan, keberhasilan pembangunan yang telah laksakana oleh Bupati Bandung Dadang M Naser yang merupakan kader Partau Golkar harus menjadi acuan dalam visi misi Calon Bupati Bandung selanjutnya. Pengganti Bupati Dadang harus mempertahankan dan meningkatkan berbagai capaian pembangunan tersebut.

“Konsep kami adalah Calon Bupati dari Golkar harus satu komitmen dalam mengentaskan kemiskinan, meningkatkan mutu pendidikan, komitmen terhadap lingkungan. Nah ketiga kriteria itu harus dituangkan dalam visi misi yang akan diuji oleh akademisi. Terakhir adalah survei yang dilakukan oleh DPP maupun DPD. Survei itu menentukan elektabilitas seorang kandidat yang sudah didaftar. Kami imbau kepada para kandidat untuk mulai menyosialisaaikan kepada masyarakat, sehingga meningkatkan elektabilitas mereka,” katanya. 

Deding Ishak, salah seorang kandidat yang telah menyerahkan formulir pendaftaran pada Jumat (29/11/2019) lalu mengaku telah siap mengikuti semua tahapan pencalonan dari partai tersebut. Selain itu, ia pun siap melanjutkan berbagai capaian pembangunan selama 10 tahun kepemimpinan Bupati Bandung Dadang M Naser. Bahkan berbagai prestasi dan keberhasilan Bupati Dadang yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung itu menjadi contoh bagi yang lainya.

"Sebenarnya bagi penerusnya ini sangat mudah. Karena telah banyak capaian keberhasilan yang harus kami apresiasi dan untuk penerusnya. Beliau itu kader Golkar yang berprestasi dan menjadi role model suri tauladan bagi para pemimpin lainnya. Prinsipnya saya siap melanjutkan apa yang telah dilakukan tapi tentunya tetap ada perubahan dan penajaman. Sehingga percepatan pembangunan bisa kami lakukan dengan basis yang sudah ada yakni konsep Sabilulungan," kata Deding. (Rd Dani R Nugraha)

Loading...