Ekonomi Global Lesu, Belanja Daring Indonesia Bergairah

Ekonomi Global Lesu, Belanja Daring Indonesia Bergairah
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Jakarta- Layanan periklanan global Criteo menyebutkan bahwa belanja dalam jaringan (daring) pada momen tertentu seperti akhir tahun di Indonesia diperkirakan akan tetap bergairah.

"Dari beberapa tahun terakhir kami tetap melihat kalau ada peningkatan penjualan khususnya pada masa puncak," kata perwakilan Criteo McCarl Leonardo di Jakarta, Selasa.

Menurut Senior Account Strategist Large Customers Wilayah Asia Tenggara, Taiwan, dan Hong Kong itu, masa puncak belanja daring tersebut yakni momen khusus tanggal 10 Oktober (10.10), 11 November (11.11) dan Hari Belanja Online atau Harbolnas (12.12).

Dia mengungkapkan berdasarkan data yang dikumpulkan Criteo, penjualan dan kunjungan ritel daring di Indonesia pada 10 Oktober 2019 meningkat masing-masing 110 persen dan 46 persen.

Untuk pesta diskon 11 November 2019, penjualan naik 170 persen dan kunjungan ritel daring naik 113 persen.

Untuk Harbolnas 2018, lanjut dia, penjualan melonjak 389 persen dan jumlah pengunjung daring mencapai 148 persen.

Peningkatan itu, kata dia, memuncak pada tengah hari dan sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 pada 12 Desember.

Ia memprediksi penjualan Harbolnas tahun ini akan naik 5,5 kali lipat dan 2,5 kali lipat untuk pengunjung daring.

McCarl memberikan contoh transaksi Alibaba pada momen Singles Day yakni 11 November 2019 tercatat mencapai 38 triliun dolar AS atau naik 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Walau ekonomi dibilang melesu tapi dari individu konsumen, mereka tetap saja membeli dan banyak pelaku e commerce mereka tahu sifat konsumen bisa membeli dan mereka tawarkan diskon," katanya. (antara)

Loading...