Antapani Kulon dan Sukamiskin Raih Penghargaan Kelurahan Sadar Hukum

Antapani Kulon dan Sukamiskin Raih Penghargaan Kelurahan Sadar Hukum
istimewa

INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mendapatkan penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan dari Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia atas jasa-jasanya membina dan mengembangkan Kelurahan Antapani Kulon dan Kelurahan Sukamiskin di wilayah Kota Bandung Provinsi Jabar sebagai Kelurahan Sadar Hukum.

Penghargaan juga diberikan dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil kepada Kota Bandung sebagai Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Layanan Prima 2019. Penghargaan diberikan langsung Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum kepada Sekda Kota Bandung Ema Sumarna di Gedung Sate, Rabu (4/12/2019).

Usai menerima penghargaan, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna berterima kasih kepada kecamatan dan kelurahan yang sudah berupaya memberikan berbagai pembinaan masyarakat sadar hukum.

"Tentunya saya sangat sepakat yang disampaikan pak menteri. Hukum itu dasar konstruktif di saat kita bicara pembangunan ke depan. Dengan kesadaran ketaatan terhadap semua regulasi, kedisplinan akan hadir tanggung jawab. Semua orang bisa menghargai terhadap regulasi dan mampu laksanakan. Sehingga ada kepastian, ketentraman, ketertiban semua berjalan kondusif. Itu sebagai modal. Tanpa itu saya pikir pembangunan tidak akan berjalan," kata Ema.

Menurut dia, paling ideal yaitu aparatur harus menjadi teladan sehingga memberikan contoh. Selain itu dia pun mendorong kewilayah untuk rutin melakukan penyuluhan mengenai hukum.

"Saat ini tiap bulan itu penyuluhan dalam rangka meningkatkan kualitas kesadaran hukum. Kita hadirkan narasumber yang representatif. Ada JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum) tinggal akses. Artinya ruang untuk mencerdaskan sudah dibuka dengan baik," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mengatakan korelasi kesadaran hukum sangat erat. Semakin tinggi kesadaran hukum masyarakat, dia menyebutkan negara semakin maju dan berkembang. 

"Contohnya negara Singapura maju terus berkembang, karena taat hukum. Maka, kesadaran hukum di kewilayah itu mendidik agar taat hukum. Seperti membayar pajak, PBB dan sebagainya," kata Yasonna. 

Karena itu, dia mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kesadaran hukum di wilayahnya masing - masing. 

"Sinergisitas semangat bekerja dan berkinerja itu harus ada. Maka, bagi desa yang sudah menerima (penghargaan) terus meningkatkan kesadaran hukum ini sehingga masyarakat punya tanggung jawab," ucapnya. (Yogo Triastopo)