3.000 Lowongan Kerja Menanti Warga Kab Bandung yang Masih Nganggur

3.000 Lowongan Kerja Menanti Warga Kab Bandung yang Masih Nganggur
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung menggelar bursa tenaga kerja pada 10-12 Desember mendatang di Gedung Budaya Sabilulungan. Sebanyak 3.000 berbagai jenis lowongam pekerjaan dengan persyaratan pendidikan dari SD hinggga sarjana menanti masyarakat Kabupaten Bandung yang belum mempunyai pekerjaan. 

"Pada job fair tahun ini ada 65 perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang berpartisipasi membuka kesempatan kerja untuk masyarakat Kabupaten Bandung. Perusahaan yang ikut dalam job fair kali ini juga bukan cuma dari Kabupaten Bandung saja, tapi ada juga dari Karawang, Jakarta dan Bogor," kata Kadisnaker Kabupaten Bandung, Rukmana, di Soreang Rabu (4/12/2019).

Menurut Rukmana, dalam job fair tersebut terdapat berbagai posisi pekerjaan. Dengan kualifikasi pendidikan dari mulai tingkat SD hingga diploma dan sarjana. Adapun perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja itu yakni dibidang tekstil, garmen, industri makanan, manufaktur, pendidikan dan lainnya. Pencari kerja yang belum memiliki Kartu Kuning (kartu pencari kerja), tak perlu khawatir karena bisa langsung membuat disana.

"Termasuk pembuatan pas poto untuk Kartu Kuning, kami sediakan gerai untuk poto gratis. Jadi masyarakat tinggal datang dengan membawa berkas lamaran dan silahkan isi kesempatan kerja yang ada sesuai minatnya," ujarnya. 

Rukaman melanjutkan, dalam jod fair kali ini, tak hanya sekedar menyediakan lowongan kerja saja. Pihaknya juga bekerjasama dengan komunitas pangkas rambut. Jadi pencari kerja yang datang bisa sekalian menikmati fasilitas cukur rambut gratis. Bahkan, para pegiat komunitas ini juga akan memberikan kursus singkat pangkas pangkas rambut.

"Nah pencari kerja yang rambutnya agak gondrong dan ingin terlihat rapih saat melamar kerja silahkan manfaatkan kesempatan ini. Tak hanya itu saja, dalam jod fair ini juga kami mengadakan pelatihan keahlian service telepon genggam, dengan peserta sebanyak 60 orang," katanya. 

Rukmana melanjutkan, dal rangka pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung ini, pihaknya ingin membuat pelayanan senyaman mungkin. Sehingga kegiatan job fair ini dikemas sedemikian rupa agar tidak kaku serta mengurangi aktivitas seremonial yang tidak perlu.

"Kami ingin pencari kerja yang datang itu merasa nyaman serta tidak kaku. Makanya disediakan tempat pangkas rambut, bahkan kami juga siapkan tempat selfie (selfie boot) untuk poto poto pengunjung yang datang ke tempat ini," ujarnya. 

Rukamana menjelaskan, sebanyak 3.000 lowongan kerja dengan berbagai posisi ini diharapkan dapat terisi dengan baik oleh para pencari kerja warga Kabupaten Bandung. Ia optimistis gelaran ini akan sukses mengingat pada kegiatan serupa pada tahun lalu pun serapan tenaga kerjanya cukup tinggi. Itu artinya, pengangguran di Kabupaten Bandung terus menurun.

"Tahun lalu juga jumlah perusahaan dan lowongan kerja yang tersedia hampir sama dengan sekarang. Serapannya cukup tinggi, kalau yang enggak terserapnya sedikit itu karena lowongan kerja yang memerlukan kompetensi dan keahlian khusus saja, tapi itu sangat kecil persentasenya," katanya. (Dani R Nugraha)