Suap Meikarta, KPK Bakal Hadirkan Aher dan Demiz

Suap Meikarta, KPK Bakal Hadirkan Aher dan Demiz
Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar
INILAH,  Bandung - Mantan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) dan Wakilnya Deddy Mizwar (Demiz) bakal dihadirkan ke persidangan kasus dugaan suap megaproyek Meikarta.  Keduanya disebut-sebut dalam dakwaan suap terhadap terhadap Bupati Bekasi non aktif Neneng Hasanah Yasin sebesar Rp16,1 miliar tersebut.
 
"Terkait peristiwa itu (suap Meikarta), akan kami uraikan. Jadi baik itu Pak Dedy Mizwar atau Pak Ahmad Heryawan (akan dipanggil)," kata JPU KPK Yadyn seusai persidangan kasus Meikarta di Pengadilan Tipikor pada PN Klas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Rabu (26/12/2018).
 
Dia mengatakan, untuk Deddy Mizwar sebelumnya sudah dipanggil dan diperiksa penyidik KPK. Yang bersangkutan sudah menceritakan soal apa yang dilakukannya mengenai proses perizinan Meikarta.
 
Kendati begitu, Yadyn tidak bisa menyebutkan substansi pemeriksaan terhadap Deddy Mizwar oleh penyidik saat ini, dan baru bisa di buka saat berlanjut ke persidangan nanti. 
 
Saat disinggung keduanya kemungkinan dihadirkan sebagai saksi, Yadyn mengiyakannya. Kemungkinan besar keduanya (Aher-Demiz) bakal dihadirkan di persidangan untuk dimintai keterangannya sebagai saksi. "Insyallah yang ada dalam dakwaan itu (Aher-Demiz) akan kami hadirkan sebagai saksi," ujarnya.
 
Seperti diketahui dalam berkas dakwaan terhadap penyuap Bupati Subang, yakni Billy Sindoro cs. Dalam berkas dakwaan tersebut, Demiz sempat memerintahkan Bupati Bekasi Neneng  untuk menghentikan proses perizinan pembangunan Mega Proyek Meikarta.  Sementara Aher kemudian mengeluarkan SK rekomendasi perizinan proses Meikarta yang didisposisikan ke DPMPTSP  Jabar.