Indonesia U-16 Masih Terlalu Kuat untuk Filipina, Malaysia, dan Thailand

Indonesia U-16 Masih Terlalu Kuat untuk Filipina, Malaysia, dan Thailand
istimewa

INILAH, Bandung - Indonesia masih terlalu kuat dalam hal sepak bola mudanya. Filipina, Malaysia bahkan Thailand bahkan dibuat tak berdaya.

Terbukti, di turnamen Internasional yang bertajuk Kemenpora Internasional Football Championship 2019 U-16 yang digelar di Lapangan Progresif, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada 27 November hingga 4 Desember, dua finalis ditempati wakil Indonesia. Mereka adalah SBAI Calci dan Top Skor. 

Sementara, Persib U-16 sebagai tuan rumah hanya mampu berada di peringkat ketiga dengan wakil dari Malaysia yakni Penang Sport School. 

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mengatakan hasil ini membuktikan Indonesia sebenarnya hebat dan kuat dalam urusan sepak bola. Diharapkan ini terus berlanjut hingga ke tingkat senior sekaligus mengharumkan nama Indonesia. 

"Seluruh para jawara dari berbagai Liga dan kompetisi dipertemukan. Mereka menunjukan kelas. Tinggal pemandu bakat melihat ini untuk diproses dan ditingkatkan kemahirannya ke jenjang yang lebih besar namanya timnas Indonesia," kata Isnanta. 

Isnanta pun berencana akan menggelar pertandingan serupa. Tidak hanya U-16 namun melibatkan U-15, U-14 dan lainnya. Sebab respon masyarakat terhadap turnamen ini sangat tinggi. 

"Kita juga optimis, karena sudah ada dukungan baik dari Ormas, Pemda, Dewan, dari pemerhati, penggiat, sudah kita buktikan, bukan sekadar mimpi. Berkumpulnya stakeholder, sudah terbukti sudah melahirkan kompetisi yang bagus," tuturnya. 

Isnanta juga berharap PSSI lebih giat lagi untuk menggelar berbagai turnamen di usia muda. Jangan hanya fokus pada kasta tertinggi saja. 

"Kalau hanya duduk manis dengan liga profesional, tentunya prestasi tidak akan nendang. Padahal prestasi itu akan dimulai dari usia muda, tidak secara tiba-tiba," tegasnya. (Muhammad Ginanjar)