Apresiasi Dunia Pendidikan, Disdik Gelar Anugerah Widya Pratama 2019

Apresiasi Dunia Pendidikan, Disdik Gelar Anugerah Widya Pratama 2019
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar memberi penghargaan Anugerah Widya Pratama 2019, Kamis (5/12/2019). (suro prapanca)

INILAH, Bandung - Dinas Pendidikan Kota Bandung memberikan Anugerah Widya Pratama 2019 kepada pendidik, lembaga pendidikan, dan mitra pendidikan di Hotel Harris, Jalan Peta, Kota Bandung, Kamis (5/12/2019).

“Anugerah Widya Pratama ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung setiap tahun sekali untuk memberikan apresiasi kepada para penyelenggara pendidikan, tenaga pendidik, termasuk juga mitra organisasi, baik secara kelembagaan maupun perorangan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar kepada INILAH sesaat setelah acara.

Hikmat menyampaikan, bahwa penerima Anugerah Widya Pratama untuk lembaga pendidikan dari jenjang TK/PAUD, SD, SMP, serta mitra organisasi (pendidikan nonformal) sebanyak 25 lembaga dengan kategori penghargaan, yaitu: Litersi, Inklusi, Seni Budaya, Lingkungan dan Sanitasi, Religius, Eco Transport, Sekolah Digital, dan Budaya Mutu (Manajemen).  

Kemudian, penerima Anugerah Widya Pratama untuk perorangan, Disdik Kota Bandung memilih sebanyak 57 pendidik dan tenaga kependidikan dengan kategori penghargaan, yaitu: Penggiat-Penggerak Literasi, Penggiat Inklusi, Pelopor Integritas, Penggiat-Penggerak Seni Budaya, Penggiat-Penggerak Kang Pisman Budaya Lingkungan dan Sanitasi, Penggiat-Penggerak Religius, Penggerak Eco Transport, Penggiat-Penggerak Sekolah Digital, dan Penggiat-Penggerak Budaya Mutu.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P3TK) Disdik Kota Bandung Edy Suparjoto menyampaikan, Disdik Kota Bandung  memberikan penghargaan ini setiap  tahunnya.

“Sebelumnya, kami hanya memberikan penghargaan untuk guru dan lembaga berprestasi saja. Tahun ini, penghargaannya ditambah kami berikan juga untuk pendidikan formal dan nonformal,” kata Edy.

Hal senada disampaikan Asisten Daerah III Kota Bandung Dadang Gantina, semoga penghargaan Anugerah Widya Pratama bisa menjadi motivasi para penggiat, penggerak, dan pelopor di dunia pendidikan untuk terus berkiprah memajukan pendidikan di Kota Bandung.

Tentu saja, ungkap Hikmat Ginanjar menambahkan, anugerah ini memiliki arti dan makna sangat penting bagi kami, terutama untuk mengevaluasi seluruh kinerja kami (para penyelenggara pendidikan) dan ternyata dari sekian banyak itu malah banyak kemajuan dan banyak prestasi yang diperoleh, sesuai dengan kategori-kategori yang ada.

Dinas Pendidikan juga memberi apresiasi kepada mereka yang berprestasi sesuai dengan kriteria. Harapannya, tentu saja ini akan menjadi motivasi bagi para penyelenggara pendidikan semua yang ada di Kota Bandung untuk lebih meningkatkan lagi kinerja. Apalagi, saat ini kita dihadapkan pada era globalisasi yang menuntut kita untuk bergerak cepat, terutama memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

“Ke depan, insya Allah akan berkembang, ada kriteria-kriteria yang mungkin menjadi indikator bagaimana penyelenggaraan pendidikan ini bisa berhasil. Karena, ilmu setiap tahun berkembang pesat, dan kita juga harus menyesuaikan dan beradaptasi dengan perkembangan iptek, pendidikan karakter, keimanan, ketakwaan menjadi dasar utama bangsa Indonesia ini memiliki pribadi yang mulia,” pungkas Kadisdik Kota Bandung.

Pemenang Anugerah Widya Pratama 2019

Jenjang PAUD/TK:

Kategori Penghargaan Literasi (TK Salman Al-Faritsi), Inklusi PAUD (PAUD Golden Kids Kecamatan Cibeunying Kaler), Inklusi TK (TK Tunas Unggul), Seni Budaya (TK Al Muhajir), Lingkungan dan Sanitasi (TK Harapan Kasih), Religius PAUD/TK (TK Al Azhar), dan Religius PAUD Nonformal (TAAM Ashobariah).

Jenjang Sekolah Dasar:

Kategori Penghargaan Literasi (SDN 169 Pelita), Inklusi (SDN 206 Peteraco Indah), Integritas (SDN 050 Cibiru), Seni Budaya (SDN 277 Margahayu Utara), Lingkungan dan Sanitasi (SDN 033 Asmi), Religius (SDN Gatot Subroto), Eco Transport (SDN Gempolsari), Sekolah Digital (SDN 261 Margahayu Raya), dan Budaya Mutu (SDN 200 Leuwipanjang).

Jenjang Sekolah Menengah Pertama:

Kategori Penghargaan Literasi (SMP Taruna Bakti), Inklusi (SMPN 50 Bandung), Integritas (SMPN 2 Bandung), Seni Budaya (SMPN 31 Bandung), Lingkungan dan Sanitasi (SMPN 34 Bandung), Religius (SMPN 38 Bandung), Eco Transport (SMP BPK Penabur Holis), Sekolah Digital (SMPN 2 Bandung), dan Budaya Mutu (SMPN 36 Bandung).

Lembaga Kemitraan:

Kategori Penghargaan Literasi (Pokja Literasi), Integritas (Jaringan Mitra Pendidikan Nonformal), Seni Budaya (Eco Bambu), Religius (E-SQ Divisi Jabar), Sekolah Digital (Tim Sakoja). (sur)