Ade Yasin Puji Program Kabupaten Bogor Green And Clean

Ade Yasin Puji Program Kabupaten Bogor Green And Clean
Foto: INILAH/Reza Zurifwan

INILAH, Bogor – Bupati Bogor Ade Yasin memuji pagelaran Kabupaten Bogor Green and Clean ke-III beserta masyarakat maupun pihak sekolah yang telah menjaga lingkungan hidupnya di masing-masing wilayah.

"Ajang Kabupaten Bogor Bogor Green and Clean ini super keren dan luar biasa karena kreativitas pesertanya dalam menangani sampah, yakni ini mendaur uang sampah plastik menjadi produk bermanfaat," kata Ade Yasin di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Minggu (8/12/2019).

Ade meminta dukungan kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup dari sampah ataupun limbah.

"Saya yakin semua yang hadir di sini peduli akan kelestarian lingkungan hidup. Kami minta dukungannya dalam melaksanakan Kabupaten Bogorku bersih dan jumat bersih (Jumsih). Kami juga mengimbau memanfaatkan lahan perkarangan maupun tandus menjadi taman yang indah," ujarnya.

Ade Yasin pun memberikan selamat kepada masyarakat, aktivis pecinta lingkungan, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang meraih Eco Vilaage Award dari Pemprov Jawa Barat.

"Semoga penghargaan ini menjadikan kita lebih baik lagi untuk menjaga lingkungan hidup agar kehidupan menjadi lebih baik lagi," ucap Ade.

Dalam ajang ini, Ade Yasin berkesempatan memberikan penganugerahan untuk masyarakat yang tergabung dalam Kampung Ramah Lingkungan (KRL) dan pihak sekolah yang mendapatkan penghargaan sekolah adiwiyata.

Kepala DLH Kabupaten Bogor Panji Kstariyadji menuturkan, ada ratusan KRL dan sekolah yang meraih penghargaan berupa KRL Pratama, KRL Madya, KRL Jawara, dan Sekolah Adiwiyata.

"Ada 98 KRL yang mendapatkan penghargaan KRL Pratama, 38 KRL mendapatkan KRL Madya, dan 4 KRL mendapatkan KRL Jawara. Selain itu ada 26 sekolah meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata," tutur Panji.

Ia menambahkan, melalui program KRL, Eco Village, Bank Sampah, Perbup Bogor asri tanpa plastik (Antik), jumlah timbunan sampah yang awalnya 2.800 ton per hari, berkurang 13 persen atau menjadi 2.436 ton per hari.

"Semakin tahun, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kelestarian lingkungan hidup. Contoh dari jumlah KRL hanya 9, sekarang sudah mencapai 223 KRL. Selain itu Perbup Bogor Antik sampah plastik di Kabupaten Bogor juga berkurang karena retail tidak lagi memberikan kantung plastik kepada konsumennya," tambahnya. (Reza Zurifwan)