Hanya 80 Persen ASN Ikut Jalan Sehat HUT Korpri

Hanya 80 Persen ASN Ikut Jalan Sehat HUT Korpri
Foto: INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Kota Bogor, para anggota melakukan jalan sehat sambil turun ke wilayah untuk menyapa masyarakat di Kelurahan Katulampa, Tanah Baru dan Cimahpar, Minggu (8/12/2019) pagi.

Ribuan anggota Korpri yang dipimpin Wali Kota Bogor Bima Arya menyapa warga dari mulai kantor Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, hingga berakir di lapangan danau Bogor Raya, Kecamatan Bogor Utara.

Ketua Panitia HUT ke-48 Korpri tingkat Kota Bogor M Taufik mengatakan, acara jalan sehat ini meriah dan sukses walaupun anggota Korpri Kota Bogor tidak hadir semua. Kemeriahan awalnya dirasakan saat start di depan kantor Kelurahan Katulampa hingga menyusuri Katulampa dan finish di wilayah Cimahpar dan Tanah Baru.

"Semua peserta mengikuti jalan sehat hingga akhir tidak ada yang tumbang. Sekitar 80 persen ASN Kota Bogor sebagai peserta hadir memeriahkan puncak acara HUT Korpri dengan jalan sehat ini," ungkap Taufik.

Taufik melanjutkan, makna dari jalan sehat menyusuri wilayah adalah Korpri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), ingin melihat wilayah pinggir atau ujung Kota Bogor dan melihat langsung pembangunan wilayah.

"Sebagain besar wilayah Katulampa ditinjau langsung oleh para ASN dipimpin Wali Kota Bogor. Jadi kondisi Katulampa perumahan sudah tertata rapi, mungkin wilayah perkampungannya harus ditata lebih rapih," tambahnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, Kota Bogor sudah berlari memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Dilihat data 2014, ada 9 penghargaan, 2015 sebanyak 21 penghargaan, tahun 2016 mendapatkan 20 penghargaan, kemudian tahun 2017 26 penghargaan, tahun 2018 33 penghargaan dan 2019 meraih 41 penghargaan. 

"Jadi, ada 150 penghargaan yang diterima rata-rata pertahun. Artinya kami sudah berlari bersama serta 41 orang lainnya," ungkapnya

Masih kata Bima, contoh penghargaan yang didapat adalah, meraih sakip B, penghargaan dari KPPN, Ombudsman apresiasi pelayanan perizinan, juara di LSS se-Jawa Barat dan hatrik WTP. Ada juga mendapatkan tanda Satya lencana pembangunan dari presiden, sekolah ibu masuk 99 top pelayanan paling inovatif. Humas dapat tiga penghargaan se Jawa Barat juga mendapatkan penghargaan UIKA award.

"Kota kedua paling inovatif setelah Denpasar. Meraih empat penghargaan pelayanan publik dari Menpan RB juga MPP. Setelah hari ini Minggu rame dikunjungi studi banding.  Kami lakukan kebersamaan sambut tahun 2020 dengan semangat yang sama berkarya," pungkasnya. (Rizki Mauludi)