Usai Reses, BK DPRD Garut Proses 7 Legislator

Usai Reses, BK DPRD Garut Proses 7 Legislator
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Garut Dadang Sudrajat membantah pihaknya melakukan tebar pesona dengan melakukan pemanggilan terhadap beberapa legislator dinilai melakukan pelanggaran sepele. 

“Bagi BK, tidak pernah menganggap masalah itu besar atau kecil. Bahkan na’udzubillaahi mindzaalik, kalau harus berfikir menyepelekan masalah. Rujukan BK adalah regulasi yang bisa dipakai sebagai dasar hukum untuk menindaklanjuti temuan, atau pengaduan terhadap pelanggaran kode etik,” kata Dadang, Minggu (8/12/2019).

Hal itu ditegaskan menyusul adanya tudingan BK terkesan tebar pesona lebih memprioritaskan pemanggilan terhadap sejumlah legislator yang merokok bukan di tempatnya dan berpakaian tak sesuai seharusnya pada acara resmi rapat paripurna DPRD.

Dia menegaskan, pihaknya tidak mau menindaklanjuti pengaduan berdasarkan subyektivitas. Untuk itu, pemanggilan terhadap anggota dewan kedapatan merokok di ruang rapat paripurna, dan tidak berpakaian sesuai undangan rapat paripurna itu bukan pencitraan BK melainkan sebagai bentuk tindakan BK dalam menjaga nama baik DPRD.

“Masak ada anggota DPRD melakukan hal dilarang Perda (Peraturan Daerah) yang dibuatnya sendiri, lalu BK diam saja ? Masalah pakaian, kita panggil karena mereka tidak patuh pada undangan DPRD yang mengatur anggota DPRD memakai pakaian sesuai yang diinstruksikan dalam undangan itu. Apalagi, bajunya disediakan menggunakan dana APBD. Keterlaluan ! Udah difasilitasi rakyat, lalu tidak patuh,” kata Dadang.

Makanya, lanjut Dadang, salah besar jika ada anggapan BK terkesan membiarkan pengaduan salah satu elemen masyarakat berkaitan tujuh anggota dewan diduga melanggar kode etik itu.

“Kami sudah rapat BK menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan hasil rapat mengacu pada Peraturan DPRD Garut No 1/2018 pasal 78 ayat 3 yang maknanya BK akan menindaklanjuti pengaduan tersebut. BK sudah berencana, setelah berakhirnya reses kita akan langsung rapat menindaklanjuti pengaduan tersebut," sebutnya. (Zainulmukhtar)