Warga Tugulaksana Sambut Hangat Peresmian Sekolah Alam Tugu

Warga Tugulaksana Sambut Hangat Peresmian Sekolah Alam Tugu
Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan resmikan Sekolah Alam Tugu di Kampung Tugulaksana, Jalan Tugu, Lembang. (agus sn)
Warga Tugulaksana Sambut Hangat Peresmian Sekolah Alam Tugu

INILAH, Lembang - Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan resmikan Sekolah Alam Tugu dalam program Wakaf Salman bersama warga Kampung Tugulaksana di Jalan Tugu, Lembang, Sabtu (7/12/2019).

Tak hanya Wabup Bandung Barat, peresmian tersebut turut dihadiri Direktur Wakaf Salaman M Khirzan N Noe’man dan pengelola fasilitas pendidikan Yayasan Tugu Alam Lestari, M Ali Muhsin.

Ali Muhsin menuturkan, Sekolah Alam Tugu (Yayasan Tugu Alam Lestari) ini merupakan bangunan hasil wakaf yang diberikan keluarga Bapak Tata Sutara.

Ali mengaku, awalnya pada tahun 2017 tanah ini dititipkan kepada dirinya untuk dikelola agar bermanfaat bagi masyarakat Tugu, namun diserahkan kepada Wakaf Salman agar dikelola oleh nazhir wakaf resmi (nazhir: pengelola wakaf resmi di bawah Badan Wakaf Indonesia).

"Tanah wakaf ini ditujukan untuk warga dan dikelola bersama dengan dibuat bangunan multifungsi untuk keperluan pendidikan dan aktivitas warga sekitar," tutur Ali.

Ali memaparkan, jumlah penduduk dari dua RW di sekitar Kampung Tugulaksana sebanyak 600 kepala keluarga. Hal ini tidak berbanding lurus dengan jumlah sekolah yang ada, di antaranya 3 (tiga) sekolah setara Taman Kanak-kanak, 1 (satu) Sekolah Dasar Negeri, 1 (satu) sekolah setara SMP, dan 1 (satu) sekolah setara SMA.

"Untuk mendapatkan pendidikan di luar wilayah, masyarakat harus menempuh jarak kurang lebih 5 km ke arah Ciumbuleuit, atau sekitar 5 km ke arah Lembang. Kondisi inilah yang melatarbelakangi pendirian fasilitas Sekolah Alam Tugu," papar Ali.

Ali menjelaskan, Sekolah Alam Tugu memiliki luas 910m2, dengan luas bangunan 128m2. Terdiri dari 2 lantai, lantai 1 sebagai ruang aktivitas outdoor, dapur, tempat wudu, dan toilet. Lantai 2 berfungsi sebagai ruang kelas dan ruang guru.

"Sekolah Tugu Alam memiliki 2 program unggulan, yaitu TK Quran dengan jumlah siswa mencapai 30 anak, dan Pengajian Anak dengan jumlah peserta sekitar 40 anak," jelas Ali.

Ali menilai, kondisi tersebut membuat warga sekitar kampung Tugu sangat senang dengan kehadiran sekolah, mereka merasakan kemanfaatan hadirnya wakaf berupa fasilitas pendidikan.

"Warga sekitar kampung Tugulaksana merasakan kebermanfaatan dari hadirnya fasilitas pendidikan Sekolah Alam Tugu ini," ujar Ali.

Lebih jauh Ali menjelaskan, Wakaf Salman sebagai Nazhir YPM Salman ITB yang sudah memiliki legalitas nazhir dari BWI menghimpun dan mengelola dana wakaf untuk disalurkan kepada Sekolah Alam Tugu yang pengelolaannya di bawah Yayasan Tugu Alam Lestari.

"Dana wakaf yang diberikan sebesar Rp150 juta," jelas Ali.

Ali menambahkan, Wakaf Salman berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan pemberdayaan pendidikan khususnya Sekolah Alam Tugu dalam program Wakaf Pendidikan.

"Sekolah ini tentu akan terus didukung sebagai bentuk komitmen dan pertanggung jawaban Wakaf Salman dalam mengelola dana umat yang telah dititipkan," ujar Ali. (agus sn)