BNPT Masifkan Deradikalisasi di Dalam dan Luar Lapas

BNPT Masifkan Deradikalisasi di Dalam dan Luar Lapas
Kasubdit Kontra Propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kolonel Pas Sujatmiko. (Ridwan Abdul Malik)

INILAH, Bandung - Radikalisme masih menjadi musuh bersama masyarakat di Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pun sangat masif melakukan deradikalisasi.

Hal itu disampaikan, Kasubdit Kontra Propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kolonel Pas Sujatmiko saat ditemui di Universitas Widyatama, Kota Bandung, Senin (9/12/2019).

Sujatmiko mengatakan, proses Deradikalisasi dibagi menjadi dua bagian. Pertama didalam lapas untuk para narapidana kasus terorisme. Kedua, Deradikalisasi diluar lapas yaitu sosialisasi kepada masyarakat hingga keluarga narapidana terorisme.

"Kalau yang didalam lapas yaitu identifikasi, wawasan kebangsaan dan keagamaan dan dipersiapkan untuk kembali ke masyarakat," ucap Sujatmiko.

"Diluar lapas itu dilaksanakan kepada mantan napi terorisme, keluarga maupun jaringan, seperti edukasi, sosialisasi rehabilitasi, termasuk program kewirausahaan," sambungnya.

Lebih lanjut, Sujatmiko mengungkapkan, terdapat beberapa permasalahan pada saat proses Deradikalisasi dilakukan. Diantaranya, kesediaan para narapidana ataupun keluarga narapidana terorisme.

"Kesulitannya kita tidak bisa memaksa mereka untuk mengikuti program, memang belum ada peraturan yang memaksa," pungkas Sujatmiko.

Kendati demikian, Sujatmiko memastikan proses Deradikalisasi masih akan terus digalakkan oleh BNPT. (Ridwan Abdul Malik)