Gunung Api Meletus, 100 Orang Tak Jelas Nasibnya

Gunung Api Meletus, 100 Orang Tak Jelas Nasibnya
Ilustrasi/Net

INILAH, Jakarta-- Sejumlah orang belum diketahui nasibnya setelah sebuah gunung berapi di Selandia Baru meletus. Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan sedikitnya 100 orang berada di sekitar gunung ketika letusan terjadi.

Beberapa wisatawan terlihat sedang berjalan di dalam pinggiran kubah Pulau Putih atau Whakaari, beberapa saat sebelum gunung meletus.

Wali kota setempat mengatakan kepada media lokal bahwa dirinya khawatir akan ada korban-korban cedera.

Whakaari, yang terletak di lepas pantai Pulau Utara, adalah salah satu gunung berapi teraktif di Selandia Baru.

Meski demikian, pulau itu menjadi destinasi wisata yang cukup populer. Penerbangan yang menawarkan pemandangan gunung berapi pun tersedia bagi turis.

Tayangan langsung yang berasal dari kamera pemantau memperlihatkan sekelompok wisatawan berada di dalam kubah sesaat sebelum tayangan menjadi gelap dan erupsi berlangsung.

"Ini adalah situasi yang terus berkembang, tapi pada tahap ini kami yakin sekitar 100 orang berada di sekitar pulau saat letusan terjadi dan beberapa dari mereka belum diketahui keberadaannya," kata Ardern. "Beberapa orang dilaporkan cedera dan dibawa ke daratan."

Letusan yang mengepulkan asap putih berlangsung sekitar pukul 14.30 waktu setempat atau pukul 08.30 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional Selandia Baru mengatakan "erupsi gunung berapi terjadi di Pulau Putih dan berbahaya berada di kawasan terdekat gunung berapi."

Laman pemantau bencana geologis, GeoNet, menyebut peralatan pemantau di gunung berapi mengindikasikan "tidak ada tanda-tanda eskalasi".

Kepolisian memperingatkan orang-orang yang bermukim di kawasan sekitar gunung berapi "untuk waspada potensi hujan abu" dan berada di dalam ruangan.

Letusan gunung berapi di Pulau Putih telah terjadi beberapa kali, namun tidak pernah melibatkan korban jiwa.

Letusan pendek berlangsung pada 2016 dan beberapa letusan lainnya antara 2012-2013. Kala itu, letusan memuntahkan debu vulkanik dan menciptakan kawah baru. [bbc/lat]