Dana Kelurahan Bisa Dipakai untuk Antisipasi Bencana

Dana Kelurahan Bisa Dipakai untuk Antisipasi Bencana
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Pemkot Bogor siap mempergunakan dana kelurahan untuk kepentingan manajemen risiko bencana sehingga semua kelurahan di Kota Bogor bisa menjadi kelurahan tangguh bencana. 

Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, dana kelurahan bisa dipakai untuk kegiatan mitigasi kebencanaan di Kota Bogor dan pengurangan risiko bencana. Untuk memahami hal itu, hari ini para camat dan lurah se-Kota Bogor dikumpulkan untuk mengikuti seminar.

"Saya suka hal-hal seperti ini, jadi tidak perlu lagi bertanya-tanya apakah boleh atau tidak. Karena setiap wilayah di Kota Bogor atau manapun punya potensi rawan bencana yang berbeda-beda. Jadi ini sangat berguna sekali dan ada penjelasan dari narasumber kementrian keuangan serta yang lain," kata Ade saat seminar penggunaan dana kelurahan di Bogor, Selasa (10/12/2019).

Sementara itu, Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan sejak 2015 baru terbentuk 16 kelurahan tangguh bencana. Sisanya, 52 kelurahan diakuinya belum tangguh bencana.

Dia menyambut positif dana kelurahan itu bisa mengurangi risiko bencana. 

"Masyarakat diberi pemahaman tentang mitigasi bencana, jadi diarahkan juga apa yang perlu dipersiapkan wilayah tersebut. Misal, daerah yang berpotensi longsor ataupun banjir minimal mereka membuat kebiasaan mengurangi potensi bencana di wilayah itu. Jadi mereka sudah mempersiapkan itu," ujarnya.

Dia menuturkan, Kota Bogor berada di wilayah pergerakan lempeng. Kendati tidak dilintasi, namun daerahnya akan terkena dampak jika wilayah Sukabumi hingga Cianjur ada pergerakan lempeng. 

"Dengan adanya mitigasi bencana itu, masyarakat nantinya bisa mempersiapkan apabila ada bencana, sehingga dana keluaran ini tidak juga harus sekaligus dipergunakan," sebutnya. (Rizki Mauludi)