RB Salzburg vs Liverpool, Mental Menang

RB Salzburg vs Liverpool, Mental Menang
Manajer Liverpool Jurgen Klopp. (Net)

LIVERPOOL hanya butuh hasil imbang melawan tuan rumah RB Salzburg untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Tapi, mereka akan datang ke sana dengan mental menang!

Duel di Red Bull Arena, Rabu (11/12) dini hari WIB akan sangat menegangkan. Tim tuan rumah butuh kemenangan dengan selisih dua gol untuk lolos. Sementara tim tamu, hanya memerlukan hasil imbang untuk satu tiket ke fase knockout.

Tentu saja, kedua tim takkan mengincar raihan satu poin. Manajer Liverpool Jurgen Klopp menyebut misi menuai hasil imbang sama dengan bunuh diri. "Kami harus berpikir menang. Menguasai jalannya laga dan memastikan segalanya berjalan dengan baik," tegasnya.

Tapi mengalahkan Salzburg apalagi di kandangnya sendiri jelas bukan perkara mudah. Di Anfield saja, Die Mozatstadter mampu merepotkan sang juara bertahan.

Sempat tertinggal 0-3, mereka menyamakan jadi 3-3 sebelum akhirnya kalah 3-4. Hal serupa potensial terjadi kembali di Red Bull Arena.

Tapi menilik catatan sejarah, The Reds bisa cukup percaya diri. Pasalnya, mereka tak pernah kalah dalam tiga lawatan ke Austria. Dalam dua lawatan terakhir, mereka bahkan selalu menang 2-0. 

Klopp juga sedang semringah melihat performa timnya yang kian ciamik. Terakhir Liverpool mampu menang telak 3-0 melawan tuan rumah Bournemouth di pentas Liga Primer Inggris.

 hasil itu memang menandai clean sheet pertama Liverpool setelah lebih dari dua bulan berlalu. Terakhir kali Liverpool membukukan clean sheet adalah saat menang di Anfield lawan Sheffield United pada 28 September 2019.

"Jujur saya sudah lupa bagaimana rasanya (clean sheet). Rasanya luar biasa, kami seharusnya lebih banyak melakukannya," imbuh pelatih berpaspor Jerman itu.

Klopp bahkan berharap para pemainnya bisa mengulangi kemenangan tanpa kebobolan ketika meladeni Salzburg.

"Jelas semua orang di dalam ruang ganti sudah menantikannya, sekarang kami harus bisa melakukannya lebih sering," kata Klopp.

"Pertandingan berikutnya adalah momen ketika clean sheet sangat dibutuhkan, melawan Salzburg. Sungguh menyenangkan bisa merasakannya lagi," pungkas eks pelatih Borussia Dortmund itu.

Sementara itu Pelatih RB Salzburg Jesse Marsch menegaskan timnya kembali menggebu-gebu ingin mengalahkan Liverpool. Secara pribadi, dia juga menyebut kemenangan melawan Jurgen Klopp akan sangat membanggakan.

"Mencoba untuk bertanding melawan timnya tidak mudah bagi kami, terutama ketika Anda berbicara tentang bakat yang ia miliki di lapangan. Jadi kenapa? Kami akan memainkan permainan dan akan lebih banyak tentang kedua tim daripada tentang dua pelatih," serunya.

"Bagi saya, itu tidak akan berarti apa-apa lagi untuk mengalahkan Klopp, itu akan berarti lebih banyak bagi tim kami untuk menjadi sukses melawan tim ini, melawan Liverpool, melawan timnya," tegasnya. (bsf)