Amazon Targetkan Kerja Sama dengan Pentagon

Amazon Targetkan Kerja Sama dengan Pentagon
isitmewa

INILAH, Simi Valley - Pendiri Amazon.com Jeff Bezos, akan mendukung Departemen Pertahanan AS atau biasa disebut Pentagon, yang ingin menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

"Kami akan mendukung Departemen Pertahanan, negara merupakan hal yang penting," kata Bezos, di forum tahunan tentang pertahanan di Simi Valley, California, seperti dilansir Reuters.

Amazon sedang mengikuti lelang untuk menyediakan teknologi komputasi awan di Pentagon.

Raksasa teknologi di AS tahun lalu menghadapi kesulitan ketika ingin bekerja sama dengan Pentagon. Di 2018 lalu, saat program pertahanan Project Maven, sejumlah karyawan Google memprotes keras teknologi mereka digunakan untuk berperang.

Mereka berpendapat keikutsertaan tersebut tidak sejalan dengan tujuan Google yang tidak ingin melakukan kekerasan.

Sementara Bezos menyatakan dukungannya untuk para pegawai yang memiliki pendirian, namun, menurut dia, para pimpinan di perusahaan yang pegang kendali untuk memberikan panduan proyek apa yang akan dikerjakan dan mana yang tidak.

"Pendapat saya, jika teknologi besar tidak mau membantu Departemen Pertahanan, negara ini bisa menghadapi masalah besar," kata Bezos.

Bulan lalu, Amazon mengajukan tuntutan ke pengadilan federal terhadap Departemen Pertahanan untuk kontrak komputasi awan (cloud). Pentagon pada September memutuskan Microsoft menang tender senilai US$10 miliar.

Semula Amazon disebut sebagai favorit dalam kontrak Joint Enterprise Defense Infrastructure, salah satu bagian dari proyek modernisasi digital Pentagon. Tapi, ternyata Microsoft yang keluar sebagai pemenang tender.

Amazon pun menyikapi kasus tersebut. Perusahaan yang terkenal dengan platform dagang ini berpendapat bahwa lelang tersebut dipengaruhi hal-hal yang politis.

Bezos, yang kini juga menjabat sebagai CEO Amazon, memang terkenal sering mengkritik Presiden Donald Trump. (inilah.com)