2020, DPM-D Jabar Bidik 746 Bumdes Terbentuk

2020, DPM-D Jabar Bidik 746 Bumdes Terbentuk
Foto: Rianto Nurdiansyah

INILAH, Bandung - Pemprov Jabar akan mengakselerasi perusahaan desa melalui program one village one company (OVOC) mulai 2020 mendatang. Mengingat peningkatan desa mandiri saat ini sudah melebihi target yang dicanangkan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Dedi Supandi mengatakan, pada 2019 ini terdapat 98 desa dengan status mandiri. Jumlah itu melebihi tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 37 desa. Selain itu, ada 732 desa yang naik kelas dari status berkembang menjadi maju.

“Peningkatan presentase status desa mandiri ini sudah tercantum dalam RPJMD. Jadi, targetnya dari tahun 2018 ada 37 desa mandiri, tahun 2019 ada 63 desa mandiri, tahun 2020 ada 87 desa mandiri. Sedangkan, dalam setahun ini saja sudah ada 98 desa mandiri. Ini sudah melebihi target,” ujar Dedi, Kamis (12/12/2019).

Salah satu upaya yang akan ditempuh yaitu bakal menfokuskan akselerasi pada pembuatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Dia menyebutkan, saat ini ada 596 BUMDesa yang aktif kembali dan 272 BUMDesa baru terbentuk. 

“Target 746 Bumdes akan dibentuk di tahun depan. Ini bagian dari rencana pak Gubernur yang ingin 5.312 desa di Jabar nantinya harus mempunyai perusahaan,” kata dia.

Diketahui, pihaknya pun telah menggagas program Patriot Desa sebagai salah satu strategi yang disiapkan. Program ini mengirimkan anak muda ke desa untuk menggali potensi bisnis yang bisa dikembangkan. Selain itu, ada pendekatan melalui pembangunan infrastruktur dan mempermudah akses teknologi informasi di wilayah pinggiran dengan memasang wifi gratis di 600 titik desa.

“Di pertengahan 2020 kita akan membuat regulasi mengenai level perusahaan itu sendiri. Isinya mengenai klasifikasi, misalnya bumdes yang sudah terbentuk tapi pemasarannya harus dibantu, atau bantuan diberikan untuk perkembangan modalnya,” ucap dia seraya mengatakan akan memberikan reward kepada desa yang mampu meningkatkan status desa dan perusahaannya. 

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengajak kepala desa untuk bekerja sama dalam berbagai program yang digulirkan Pemerintah Daerah  Provinsi Jabar, antara lain Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) melalui program OVOC, Desa Digital, dan program di desa lainnya.

“Hadirkan satu desa satu perusahaan, hadirkan pusat digital desa, kembangkan desa wisata, lakukan transparansi dana desa dan lain-lain, bahagiakan warga desanya,” ucap dia. (Rianto Nurdiansyah)