Juara Penanggulangan Kemiskinan, Bima Arya Resmikan Kampung Inggris

Juara Penanggulangan Kemiskinan, Bima Arya Resmikan Kampung Inggris
foto: INILAH/Rizky Mauludi

INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meresmikan Kampung Inggris Sempur di Taman Ekspresi, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah pada Sabtu (14/12/2019) siang. Kedepannya kampung Inggris Sempur akan menjadi salah satu tujuan wisata, setelah menjadi juara satu tingkat Kota Bogor untuk daerah penanggulangan kemiskinan.

Lurah Sempur Marissa (32) yang menginisiasi pembuatan program English Camp atau Kampung Ingris Sempur, mengatakan, dijalankan sejak empat bulan lalu Kampung Ingris Sempur terus berbenah meningkatkan peserta dan tenaga pengajar.

"Saat ini Kampung Ingris Sempur sudah memiliki ratusan peserta dari wilayah Kelurahan Sempur ataupun di luar wilayah Kelurahan Sempur," ungkap wanita yang akrab disapa Icha ini.

Icha melanjutkan, voluntir di Kampung Ingris ini pun sudah ada beberapa voluntir yang dibagi ke dalam beberapa camp. Sebelum melauching Kampung Sempur pihaknya sudah lebih dulu mempersiapkan SDM yang terdiri dari peserta dan voluntir.

"Kenapa kami tidak diawal launching sebelum kegitan, karena kami mau mencoba dahulu tahapannya. Jadi kami lihat, apakah itu bagus atau tidak kalau emang bagus maka akan saya launching dan diteruskan. Ternyata alhamdulillah juga juara satu tingkat Kota Bogor untuk daerah penanggulanhan kemiskinan," tuturnya.

Ia juga menjelaskan, kedepan dirinya dan masyarakat sepakat akan terus berbenah untuk menjadikan Kampung Ingris Sempur sebagai kunjungan wisata.

"Peserta itu semakin hari semakin bertambah seperti itu rasanya. Ini kami sepakat, kami kembangkan kedepan karena melihat positif dampaknya untuk warga. Karena tidak hanya warga Sempur tapi dari luar pada datang ikut juga," jelasnya.

Icha juga mengatakan, tak hanya itu untuk memudahkan cara pembelajaran kedepan pihaknya juga akan melengkapi sarana dan prasarana dengan bahasa ingris.

"Iya jadi nanti seperti petunjuk arah, pemberitahuan, warung, tempat berjualan barang dagangan dan bahkan kita berharap sampai transaksi jual beli hingga komunikasi sesekali menggunakan bahasa Ingris," tambahnya.

Icha menambahkan, kenapa hal itu dilakukannya, kedepan kampung Inggris pun akan diproyeksikan sebagai kunjungan wisata atau tempat belajar Bahasa Ingris.

"Iya, karena itu salah satu tujuannya juga, dengan datangnya wisatawan bisa menambah pemasukan buat warga, tidak hanya itu kami juga bisa menemukan bibit unggul dari warga sekitar yang memang memiliki skill Bahasa Ingris dan ternyata itu banyak," pungkasnya. (Rizky Mauludi)