Kesehatan, Salah Satu Fokus Program Pendidikan Keluarga

Kesehatan, Salah Satu Fokus Program Pendidikan Keluarga
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika. (istimewa)

INILAH, Bandung - Pengetahuan tentang kesehatan harus menjadi salah satu fokus program pendidikan keluarga. Sehingga, baik guru di satuan pendidikan maupun orang tua di rumah harus bisa berkolaborasi untuk mengajarkan hal tersebut kepada anak.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2018; 48,9 persen remaja putri dengan kelompok umur 15-24 tahun mengalami anemia atau kekurangan darah.

"Selain itu, kesehatan reproduksi juga penting diketahui agar mereka tahu cara menjaga dan berperilaku hidup sehat," ucap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar) Dewi Sartika, pada Sabtu (15/12/2019).

Dewi mengatakan, pengetahuan tentang reproduksi sangat penting karena remaja telah sampai di usia matang. Kolaborasi tersebut, penting guna mewujudkan amanat Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 30 Tahun 2017 tentang Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan.

"Bagaimanapun, pendidikan pertama dan paling utama ada di lingkungan keluarga. Keluarga harus jadi contoh terbaik untuk anaknya sejak dini," ujar Dewi. (okky adiana)