Preview Persib vs Perseru, Ogah Lengah!

Preview Persib vs Perseru, Ogah Lengah!
(Bambang Prasethyo)

PERSIB menjamu Badak Lampung di Stadion si Jalak Harupat. Tak ada lagi yang dipertaruhkan, kecuali kehormatan. Jangan lengah (lagi).

Stadion si Jalak Harupat, 12 November dua tahun lalu. Tak ada lagi kepentingan Persib. Gelar juara tak mungkin direngkuh. Mereka menjamu Badak Lampung (dulu Perseru). Di hadapan bobotoh, dua gol bersarang di gawang Deden Natshir. Keduanya dijaringkan Ryutaro Karube dan Silvio Escobar.

Dua gol itu tak mengubah nasib Persib, tapi Badak Lampung. Mereka lolos dari ancaman degradasi, menyisihkan Semen Padang.

Saat itu, jika Persib tampil seutuhnya, berat bagi Badak Lampung menang di hadapan bobotoh. Pun, kali ini, jika Persib tampil pada performa yang baik, Badak Lampung berada dalam ancaman kekalahan.

Tapi, begitulah Persib. Catatan buruk membayangi tim berjulukan Maung Bandung ini jika berhadapan dengan tim papan bawah.

Terbukti di dua laga kandang sebelumnya, Persib diimbangi Barito Putera 0-0 dan kalah dari Persela Lamongan 0-2 yang saat itu berada di posisi bawah. 

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts membenarkan kondisi itu. Namun hal itu tidak dirasakan timnya saja, melainkan terjadi oleh tim papan atas lainnya. 

“Semua tim di liga juga pernah merasakannya. Persaingan sangat ketat di klasemen. Tapi ketika kami lawan Persela, kami sedikit lebih lambat dan tidak di energi yang biasanya,” kata Alberts.

Di laga melawan Badak Lampung, dia memastikan timnya akan bermain baik dengan tempo yang tinggi. Hal itu akan membuka peluang timnya untuk meraih kemenangan. 

“Kita punya target. Kita ingin ada di lima besar,” tuturnya. 

Alberts optimistis timya bisa meraih kemenangan tersebut. Sebab saat ini kondisi para pemainnya dalam keadaan baik.

“Pemain terlihat bagus dan senang. Saya pikir ini penting bagi kami karena ini adalah dua laga terakhir dan kami ingin ambil enam poin. Kami tetap dengan target awal. Jadi ini adalah laga yang penting,” tegasnya.

Keuntungan Persib adalah Badak Lampung pun kini tak punya harapan apa-apa lagi. Mereka bahkan dipastikan sudah terdegradasi ke Liga 2, bersama Semen Padang dan Kalteng Putra.

Meski demikian, Alberts tak merasa diuntungkan. Sebaliknya kewaspadaan harus tetap dilakukan.

“Pemain yang sebelumnya merasakan stres kini mereka bisa bermain dengan bebas dan itu penting bagi tim kami untuk tampil dengan penuh motivasi tinggi, tempo yang tinggi, dan langsung memburu target yang dicari. Kami tidak akan membiarkan Lampung berkembang permainannya. Kami akan mencoba untuk mendominasi pertandingan,” ujarnya.

Menurutnya, tidak akan mudah mengalahkan Badak Lampung. Dari pantauannya, lawan memiliki kerapatan di lini belakang dan banyak memainkan umpan panjang ke lini depan. 

“Yang menjadi perhatian adalah pemain mereka kini lebih rileks karena sudah tidak ada lagi yang ditargetkan. Justru itu yang menjadi bahaya bagi kami jika kami tidak bersiap untuk mengalahkan mereka. Jika kami tidak bermain dengan kuat sejak awal, kami bisa dalam bahaya. Jadi penting soal bagaimana pendekatan kami dalam memulai pertandingan ini,” tegasnya.

Karena itu, pelatih asal Belanda ini menginstruksikan para pemainnya untuk tampil maksimal di laga ini. Sebab di dua laga sisa ini timnya masih memiliki target untuk bisa finish di peringkat lima besar Liga 1 2019. 

“Kami masih punya kesempatan untuk menjadi peringkat kedua jika bisa mendapatkan enam poin,” tegasnya. 

Robert memastikan Persib tidak boleh melakukan kesalahan. Satu kekalahan atau hasil imbang hanya akan mempersempit peluang timnya untuk menembus lima besar. 

“Jika hasil tim lain kurang baik dan kami bisa terus menang, kami masih punya jalan untuk mengisi peringkat kedua. Kami masih harus bermain maksimal pada dua laga sisa,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelatih Badak Lampung, Milan Petrovic memastikan akan tetap maksimal menghadapi Persib Bandung sekalipun kemenangan tak mempengaruhi keadaan.

“Kami sudah tidak ada peluang untuk di Liga. Tapi kami ingin tetap menyelesaikan pertandingan terakhir sebaik mungkin. Kami akan coba memberikan permainan yang bagus dan menyelesaikan laga layaknya pertandingan di minggu lainnya,” tegas Petrovic.

Pelatih asal Slovenia ini tak memungkiri para pemainnya dalam keadaan tertekan karena gagal meloloskan diri dari degradasi. Namun, ia memastikan para pemainnya akan tetap profesional memberikan yang terbaik untuk tim.

“Kami pernah mendapatkan hasil yang bagus dengan menghadapi klub besar, tapi masalahnya adalah kami tidak bisa dapat poin cukup untuk bertahan di posisi,” tuturnya.

Namun Petrovic merasa lega lantaran manajemen memberikan motivasi kepada timnya untuk tetap menjalani kompetisi dengan baik. 

“Tapi kami juga kehilangan banyak pemain saat menghadapi Bhayangkara. Ada dua pemain yang kena akumulasi (Antony Golec, Marquinhos) dan satu orang cedera. Kami harus merotasi, kami akan berusaha tetap menurunkan pemain yang terbaik dan akan mencoba melawan Persib untuk mendapat hasil yang bagus,” tregasnya. (muhammad ginanjar/ing)

5 LAGA TEAKHIR PERSIB
11/12/19: Borneo FC-Persib 0-1
07/12/19: PSS-Persib 0-0
03/12/19: Persib-Persela 0-2
28/11/19: Bali United-Persib 3-2
24/11/19: Persib-Barito Putera 0-0

5 LAGA TEAKHIR BADAK LAMPUNG
12/12/19: Badak Lampung-Bhayangkara FC 2-3
08/12/19: Badak Lampung-Persija 2-0
03/12/19: PSS-Badak Lampung 5-1
27/11/19: Badak Lampung-Madura United 3-0
20/11/19: Persela-Badak Lampung 1-0

5 PERTEMUAN TERAKHIR
25/08/19: Badak Lampung-Persib 1-1
12/03/19: Persib-Badak Lampung 4-0
23/11/18: Persib-Badak Lampung 2-2
12/07/18: Badak Lampung-Persib 0-0
12/11/17: Persib-Badak Lampung 0-2

PRAKIRAAN PEMAIN
PERSIB (4-4-2): Wirawan: (ka-ki) Henhen, Kuipers, Jupe, Ardi; (ka-ki) Febri, Nazari, Aziz, Ghozali; Eze, Butuan.
Pelatih: Robert Alberts

BADAK LAMPUNG (4-4-2): Daryono: (ka-ki) Sani, Malisic, Karman, Wopi; (ka-ki) Akbar,Bonai, Fernandinho, Matutu, Suhandi.
Pelatih: Milan Petrovic