Pengendara Harley Pembawa Maut Jadi Tersangka

Pengendara Harley Pembawa Maut Jadi Tersangka

INILAH, Bogor – Penyidik Polresta Bogor Kota menetapkan HK (47) sebagai tersangka penabrakan nenek Siti Aisyah (52) dan cucunya AS (5) pada Senin (16/12/2019) siang. Pelaku serta barang bukti sudah diamankan oleh aparat kepolisian di unit Laka Lantas Polresta Bogor Kota.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Hendri Fiuser mengatakan, perihal kelanjutan kasus laka lantas di halte RS PMI Kota Bogor yang melibatkan motor gede (moge) dengan dua penyebrangan jalan yaitu Siti Aisyah (52) dengan cucunya AS (5) menyebabkan Aisyah meninggal dunia sementara AS dirawat di RS PMI Kota Bogor.

“Sampai dengan saat ini kami masih melakukan penyidikan, di mana tersangka sudah kami tahan dan proses-proses hukum dilanjut,” ungkap Hendri kepada wartawan di Mako Polresta Bogor Kota Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara.

Hendri melanjutkan, selain tersangka, barang bukti sudah diamankan juga termasuk pemenuhan berkas denga surat-surat kendaraan bermotor tersangka.

“Pemenuhan berkas perkara tersangka sekarang, karena sudah ditetapkan sebagai tersangka pelaku HK ini,” tambahnya.

Hendri menjelaskan, kemarin status HK belum ditetapkan tersangka. Penetapan tersangka baru dilakukan hari ini atau setelah menjalani pemeriksaan 1x24 jam. HK merupakan karyawan di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan saat ini ditahan di Mako Satlantas Polresta Bogor Kota Kedung Halang. 

“Ancaman hukuman HK enam tahun, melanggar pasal 310 undang-undang lalu lintas. Karena kekurang hati-hatian pengemudi menyebabkan mengendalikan kendaraannya dan menabrak penyeberang jalan,” jelasnya. (rizki mauludi)