PNS Ikut pada Pilkada Serentak, Ini Catatan Emil

PNS Ikut pada Pilkada Serentak, Ini Catatan Emil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Humas Pemprov Jabar)

INILAH, Bandung- Jawa Barat (Jabar) akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di delapan kota kabupaten. PNS yang hendak mencalonkan diri  diminta tidak melakukan pelanggaran. 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan beberapa catatan untuk PNS di Jabar yang hendak mengikuti Pilkada serentak 2020. Secara pribadi, dia mempersilahkan andaikata ada PNS di Jabar yang memiliki ambisi turut serta untuk menjadi bupati-wakil bupati maupun walikota-wakil wali kota. Namun dia mengimbau agar dapat mematuhi aturan yang berlaku. 

"Jadi kalau ada sekda atau kepala dinas punya ambisi itu haknya silakan," ujar Ridwan Kamil, Selasa (14/2/2020).

Emil -sapaan Ridwan Kamil- meminta PNS yang bakal mentas pada Pilkada serentak 2020 di Jabar sudah harus melepaskan statusnya saat pendaftaran. Hal tersebut pernah dia lakukan sebelum menjadi pejabat.

"Jadi ikuti undang-undangnya. Saya dulu PNS dosen di ITB.  Saya keluar mundur (dari PNS)," katanya. 

Yang terpenting, menurut dia, tidak memanfaatkan fasilitas negara, terutama saat melakukan pendekatan kepada masyarkat. Juga jangan sampai melakukan hal tersebut pada jam kerja. 

"Sambil menunggu proses pendaftaran jangan melanggar etika menggunakan fasilitas dan anggaran negara untuk kepentingan pribadi dalam sisi politik," katanya. 

Adapun delapan daerah yang akan menggelar Pilkada di Jabar terdiri dari tujuh kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran dan Kota Depok. Pendaftaran perorangan sendiri telah dimulai pada November 2019 lalu. (riantonurdiansyah) .