Bogor Minta Bantuan Beras 57 Ton Ke Pemprov Jabar

Bogor Minta Bantuan Beras 57 Ton Ke Pemprov Jabar
foto: INILAH/Reza Zurifwan

INILAH, Cigudeg - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor akan mengajukan permohonan bantuan beras kepada Pemprov Jawa Barat, jumlahnya mencapai 57 ton atau tepatnya 57.738 Kg.

Kabid distribusi dan cadangan pangan DKP Kabupaten Bogor Jona Sijabat mengatakan kebutuhan bantuan beras sebesar 57 ton ini berdasarkan jumlah pengungsi yang ada di tiga kecamatan, yaitu Cigudeg, Sukajaya dan Nanggung

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, hingga hari ini jumlah pengungsu di Kecamatan Cigudeg ada 922 jiwa, di Kecamatan Sukajaya jumlah pengungsi ada 12.724 jiwa dan di Kecamatan Nanggung jumlah pengungsi ada 5.310 jiwa, hingga total pengungsi ada 19.246 jiwa.

"Untuk kebutuhan 19.246 jiwa pengungsi yang terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor, DKP Kabupaten Bogor akan mengajukan permohonan bantuan beras sebesar 57 ton ke Pemprov Jawa Barat," kata Jona kepada wartawan usai menghadiri rapat koordinasi validasi data kebencanaan kecamatan terdampak, Cigudeg, Rabu (15/1).

Ia menerangkan perhitungan jumlah 57 ton beras itu sesuai Peraturan Menteri Pertanian nomor 11 tahun 2018 tentang cadangan pangan beras pemerintah, bahwa perjiwa itu mendapatkan bantuan beras sebesar 0,3 Kg perhari selama 10 hari.

"Dengan jumlah penduduk sebanyak 5,8 juta jiwa idealnya Cadangan Pangan Daerah (CPD) Kabupaten Bogor itu 385 ton, sedangkan saat ini dari CPD 40 ton beras, karena sudah diberikan kepada pengungsi jumlahnya tersisa 15 ton lagi," terangnya.

Jona menjelaskan agar bantuan beras dari Pemprov Jawa Barat nantinya bisa dipertanggung jawabkan, maka DKP akan meminta Camat Cigudeg, Sukajaya dan Nanggung memberikan data pengungsi by name by adress.

"Kami akan minta data pengungsi by name by adress, selain bertujuan agar tidak salah sasaran juga agar bisa dipertanggungjawabkan apabila ada pemeriksaan dari inspektorat," jelas Jona. (Reza Zurifwan)