Saran DPR untuk Menghilangkan Mafia Migas

Saran DPR untuk Menghilangkan Mafia Migas
Ilustrasi/Net

INILAH, Jakarta - Komisi VII DPR menilai, mafia Migas bisa segera dihilangkan dengan cepat. Hal itu apabila pemerintah sendiri serius dalam memerangi mafia Migas yang ada tanpa pandang bulu.

Demikian disampaikan Anggota Komisi VII DPR Kardaya Warnika menggapi pernyataan Presiden Joko Widodo dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berkaitan dengan penanganan mafia migas.

"Mafia migas tahu bagaimana memanfaatkan celah hukum, jadi itulah kesulitan memberantasnya selama ini," kata Kardaya, Rabu (15/1/2020).

Dia menyarankan, apabila Presiden Jokowi serius dalam memerangi mafia migas, maka caranya adalah meminta jajaran kabinet terkait dan perusahaan BUMN di sektor migas untuk memangkas semua jalur-jalur mafia migas ini beroperasi. Dengan demikian, mafia migas diharapkan bisa hilang dengan sendirinya karena tidak ada lagi ruang untuk mencari keuntungan.

"Presiden Jokowi juga sudah bilang beliau tahu siapa pelakunya. Tapi menurut saya pemerintah tidak usah bicara keluar, panggil Dirut dan Komutnya, katakan besok harus hilang (mafianya). Kalau tidak bisa hilangkan mafia migas, ganti pejabatnya. Pasti bakan hilang," ujar dia.

Adapun sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bertemu Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (14/1/2020) kemarin.

Salah satu yang dibahas oleh keduanya yaitu soal penyelesaian masalah minyak dan gas (migas) bersama Ahok. Pasalnya, mafia migas kerap membuat Presiden Joko Widodo atau Jokowi geram. Bahkan, Jokowi pernah mengatakan ingin menggigit mafia migas.

"Beliau sudah sering muncul kata-kata yang begitu keras (soal mafia migas). Saya pikir jangan sampai ke presiden lah, kalau perlu 'menggigit' ya, saya duluan yang menggigit, jangan presiden duluan," kata Moeldoko.

Menurut dia, perlu adanya kolaborasi antara pemerintan dengan Pertamina agar keinginan
Jokowi memberantas mafia migas bisa terealisasi.

"Kami ingin melihat bagaimana mengelola isu-isu strategis, khususnya di Pertamina yang relatif selalu muncul dan kami tadi sepakat dengan beliau (Ahok) untuk mari kita berkolaborasi agar semuanya nanti terkelola dengan baik," kata dia.

Sementara itu, Ahok memastikan akan bekerja untuk mencapai keinginan Jokowi. Mantan Gubernur DKI Jakarta telah mengantongi dukungan dari Moeldoko untuk membasmi mafia migas.

Ahok mengaku, Pertamina sudah memiliki jalan keluar menurunkan harga migas. Namun, dia meminta agar hal itu ditanyakan langsung ke Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

"Kami sudah ada rumusnya, nanti tanya kepada Dirut lah, kan aku kan cuma komisaris," ujar Ahok.