Isu Mutasi Pemkab Cirebon Hoax

Isu Mutasi Pemkab Cirebon Hoax

INILAH, Cirebon - Saat ini di lingkungan Pemkab Cirebon beredar kabar akan ada mutasi besar-besaran pada bulan. Bahkan, tersiar kabar sudah ada undangan mutasi ke setiap dinas. Namun, isu tersebut buru-buru dibantah Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Supadi Priyatna.

"Belum ada agenda mutasi sama sekali. Izin dari KASN saja belum ada karena Pemkab samanya sendiri belum mengajukan permohonan melakukan mutasi," kata Supadi, Rabu (15/1/2020).

Supadi menjelaskan, saat ini proses mutasi tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa tahapan yang harus ditempuh Pemkab Cirebon. Proses mutasi harus diajukan terlebih dahulu kepada KASN. Baru setelah KASN memberikan izin, mutasi bisa digelar. Saat ini, Pemkab baru melaporkan hasil open bidding dan asessment ke KASN.

"Saya tidak tahu kapan mutasi akan digelar. Nge plot pejabat yang akan menempati OPD-OPD saja belum. Semua sekarang sudah ada di meja bupati, jadi silahkan tanya langsung beliau saja biar lebih jelas," ungkap Supadi.

Sementara itu Bupati Cirebon, beberapa waktu lalu sempat melontarkan pernyataan, bahwa mutasi kemungkinan besar akan dilakukan pada Januari bulan ini. Hal itu dilakukan agar penyerapan anggaran bisa sesegera mungkin. Kalau mutasi ditunda, akan ada kebingungan setiap OPD melakukan kegiatan, karena berhubungan dengan tanda tangan kegiatan KPA maupun PPK.

Sedangkan sumber-sumber di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengaku sudah siap dengan beberapa kegiatan pada bulan Januari ini. Namun karena mutasi belum digelar juga, kegiatan tersebut masih tertahan, menunggu pergantian pejabat.

"Tinggal ajukan lelang saja. Tapi masih menunggu siapa pejabat yang akan mengisi nanti. Kalau kita gelar sekarang, terus PPKnya diganti, nanti akan repot lagi," kata sumber yang enggan disebutkan namanya. (maman suharman).