Longsor Sempat Putuskan Jalur Cisewu Garut Selatan

Longsor Sempat Putuskan Jalur Cisewu Garut Selatan
foto: INILAH/Nulzainul

INILAH, Garut-Ruas jalan kabupaten di jalur Cisewu menghubungkan Pamalayan, Cicariu, dan Cikarang sempat terputus akibat tertimpa tebing longsor menyusul hujan deras Rabu (15/1/2020) malam..

Kendaraan roda dua maupun roda empat melintas di jalur tersebut sempat terhambat, Kendati begitu, kini ruas jalan tersebut dapat kembali dilewati kendaraan setelah petugas bersama masyarakat melakukan penanganan membersihkan material longsoran dari badan jalan. Kendati, dilakukan secara manual.

Panjang longsoran pada ruas jalan mencapai sekitar 20 meter, dan lebar 5 meter dengan ketinggian sekitar 0,5 meter.

'"Alhamdulilah ! Sekarang kendaraan roda empat sudah bisa melewatinya," kata  Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat Dedi, Kamis (16/1/2020).

Dia menyebutkan, kejadian longsor dipicu hujan deras itu diduga akibat kolam terdapat di atas jalan tidak mampu menampung debit air hujan.

Hujan turun di wilayah Cisewu sendiri berlangsung selama hampir lima jam, mulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga 09.00 WIB.

Berkaitan peristiwa tersebut, Pemkab Garut sendiri bersama berbagai stake holder menyatakan kesiapsiagaannya menghadapi kemungkinan bencana pada musim hujan sekarang ini. Masyarakat pun diminta mewaspadai berbagai gejala alam tidak biasa berpotensi menimbulkan bencana, khususnya banjir, dan longsor.

Sebelum terjadi longsor yang nyaris menimpa sebuah bangunan rumah warga itu di Cisewu kemarin, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Garut mencatat per 1 Januari 2020 hingga kini, di wilayah Kabupaten Garut terjadi sebanyak sepuluh kali peristiwa bencana tersebar di Kecamatan Kersamanah, Karangpawitan, Kadungora, Banjarwangi, Singajaya, Pakenjeng, dan Bungbulang.

Tidak dilaporkan ada korban maupun kerusakan bangunan rumah.

Dari sepuluh kali kejadian bencana itu, sebanyak enam kejadian longsor, tiga kejadian gempa bumi, dan satu kejadian pohon tumbang.(zainulmukhtar)