Yuk, Intip Manfaat Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan

Yuk,  Intip Manfaat Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan
istimewa

INILAH, Bandung-Walaupun saat ini masih berada di usia produktif dalam bekerja, tidak ada salahnya bagi anda untuk mempersiapkan kehidupan saat masa pensiun anda tiba nantinya. Umumnya, para pekerja baru paham akan pentingnya hal tersebut saat sudah mendekati usia pensiun. Sehingga manfaat yang diterima pun tidak akan semaksimal pekerja yang sudah terlebih dahulu mendaftar pada program Jaminan Pensiun (JP) dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci, Suhedi, menginformasikan bahwa program Jaminan Pensiun ini tidak hanya penting bagi pekerja yang sebentar lagi memasuki usia pensiun, tetapi juga bagi seluruh pekerja demi mendapatkan masa tua yang lebih baik. 

“Jaminan Pensiun yang dimaksud adalah saat pekerja memasuki usia 57 tahun, mengalami cacat total, atau meninggal dunia. Manfaatnya pun akan dirasakan tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi ahli warisnya.” jelasnya.

Suhedi menambahkan, Jaminan Pensiun dibayarkan setiap bulannya terhitung sejak peserta berhenti bekerja (baik karena pensiun atau mengalami kecacatan). Jika peserta wafat, istri atau suaminya akan merasakan manfaat JP, dan jika pasangannya pun wafat maka manfaatnya akan dirasakan hingga anaknya yang kedua berusia 23 tahun, sudah bekerja, atau sudah menikah.

Peserta yang mendapatkan manfaat dari Jaminan Pensiun setiap bulannya adalah pekerja yang masa kepesertaannya sudah memasuki usia 15 tahun. Apabila kurang dari 15 tahun, maka manfaat Jaminan Pensiun akan diberikan secara langsung. Baik kepada dirinya atau ahli warisnya.

"Iuran Jaminan Pensiun ini dibayarkan secara bersama oleh pekerja dan perusahannya masing-masing sebesar 1% dan 2% tiap bulannya yang dipotong dari total upah peserta. Namun, program Jaminan Pensiun ini dikhususkan hanya kepada peserta penerima upah (PU). Sedangkan pekerja mandiri dapat mendaftar pada program Jaminan Hari Tua (JHT) yang secara garis besar memiliki manfaat yang sama", tutup Suhedi. (rianto nurdiansyah)