Berangkat ke Malaysia, Persib Boyong 18 Pemain dari Bandung

Berangkat ke Malaysia, Persib Boyong 18 Pemain dari Bandung
Pelatih Fisik Persib Yaya Sunarya. (net)

INILAH, Bandung - Persib Bandung bertolak ke Malaysia dengan berjumlah 18 pemain. Tim berjulukan Maung Bandung ini akan melakoni turnamen Asia Challenge Cup 2020 pada 18-19 Januari.

Ke-18 pemain itu terdiri dari dua kiper, enam pemain belakang, tujuh gelandang dan tiga pemain depan. Untuk kiper, dipilih Dhika Bayangkara dan M Aqil Savik. Sementara posisi belakang dihuni Indra Mustafa, Fabiano Beltrame, Zalnando, Henhen Herdiana, Mario Jardel, dan Puja Abdillah.

Untuk posisi gelandang dipilih Abdul Aziz, Erwin Ramdani, Dedi Kusnandar, Kim Jeffrey Kurniawan, Gian Zola Nasrulloh, Frets Butuan, dan Ghozali Siregar. Sedangkan posisi depan dipercayakan kepada Beni Oktovianto termasuk dengan dua pemain yang tengah menjalani seleksi yakni Wander Luiz dan Joel Vinicius.

Pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya mengatakan bisa saja jumlah ini bertambah menjadi 19 pemain yang selama ini direncanakan. Satu pemain tambahan yakni Victor Igbonefo. "Seperti yang saya bilang kemarin, kalau urusan di Thailand selesai, Igbonefo menyusul ke Malaysia," ujar Yaya, Kamis (16/1/2020).

Sementara untuk pemain yang tidak ikut diboyong ke Malaysia seperti halnya Agung Mulyadi, Pian Hadiansyah, Syafril Lestaluhu, hingga M Wildan Ramdani, Yaya memastikan mereka akan tetap diberikan program. Tujuannya agar kondisi fisik yang selama ini sudah ditata dengan baik, tidak mengalami penurunan.

Bahkan, lanjut Yaya, ini juga berlaku untuk ketujuh pemain yang selama ini mendapatkan jatah berlibur lebih panjang. Seperti halnya, Nick Kuipers, Achmad Jufriyanto, Supardi Nasir, Ardi Idrus, Omid Nazari, Febri Hariyadi, dan Esteban Vizcarra.

"Kita juga tahu mereka (yang tidak diboyong ke Malaysia) adalah profesional. Dan kita berikan kesempatan lebih harinya sebelum bergabung dengan kita. Setelah kita survei dengan beberapa pemain yang libur, ternyata mereka cukup menjaga kondisinya," kata Yaya. (muhammad ginanjar)