Mantul, Perpustakaan Desa Dilengkapi Kafe dan Wifi Gratis

Mantul, Perpustakaan Desa Dilengkapi Kafe dan Wifi Gratis
Suasana perpustakaan Pabukon Saba Desa Margamukti. (rd dani r nugraha)

INILAH, Bandung - Warga Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, kini memiliki perpustakaan desa yang dilengkapi kafe, fasilitas komputer, dan wifi internet gratis.

Meskipun ada di daerah pedesaan, namun perpustakaan ini tak kalah modern dengan tempat kongko anak muda di perkotaan, maka tak heran jika tempat ini tak pernah sepi pengunjung, terutama anak anak muda di Desa Margamukti.

Ketua Perpustakaan Pabukon Saba Desa Margamukri, Asep Samsudin mengatakan, perpustakaan ini sengaja didesain agar para pengunjung yang kebanyakan warga Desa Margamukti dengan usia beragam ini bisa betah berlama-lama untuk membaca di tempat itu.

Maka muncul gagasan, perpustakaan dilengkapi dengan kafe yang menyediakan berbagai minuman dan makanan ringan. Selain itu, perpustakaan yang bernama Pabukon Saba Desa Margamukti ini dilengkapi juga dengan fasilitas komputer serta wifi internet gratis. Perpustakaan ini juga dilengkapi aula untuk ruang pertemuan.

"Karena Pangalengan ini terkenal sebagai salah satu daerah perkebunan kopi. Kafe di sini juga menyediakan kopi dengan berbagai varian dan juga biji kopi hasil produksi para petani di Pangalengan. Respons masyarakat sekitar cukup antusias dengan hadirnya perpustakaan desa ini, apalagi anak anak muda biasanya sampai malam baca buku dan diskusi di sini," kata Asep, Jumat (17/1/2020).

Asep mengatakan, koleksi buku di perpustakaan ini lebih dari seribu judul. Dengan beragam jenis buku, di antaranya agama, pengetahuan umum, teknologi tepat guna, pertanian, perikanan, peternakan dan lainnya.

Tak hanya menyediakan ribuan koleksi buku, perpustakaan desa ini juga tersedia tempat praktik atau implementasi dari buku. Misalnya ketika membaca buku tentang pertanian hidroponik, buku peternakan, perikanan dan lainnya di tempat ini ada implementasi dari isi buku tersebut.

"Memang perpustakaan ini pengembangan dari perpustakaan desa yang didirikan lebih dulu di lingkungan Kantor Desa Margamukti. Nah kalau perpustakaan yang baru ini lokasinya di luar lingkungan kantor Desa Margamukti. Didirikan secara swadaya masyarakat dan Pemerintah Desa Margamukti. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan budaya literasi atau minat baca masyarakat," katanya.

Asep melanjutkan, Pabukon Saba Desa Margamukti ini bisa dikatakan pengembangan dari perpustakaan desa. Dimana perpustakaan Desa Margamukti ini telah mendapatkan berbagai penghargaan tingkat nasional dan dinobatkan sebagai perpustakaan terbaik tingkat nasional. Karena berada di lingkungan kantor desa jam operasionalnya juga menyesuaikan dengan waktu pelayanan Desa Margamukti.

"Di desa kami ini juga ada pelayanan perpustakaan keliling ke setiap dusun dan RW. Selain itu ada juga Taman Bacaan Masyarakat (TBM).  Tujuannya untuk menjangkau masyarakat yang mungkin tidak sempat datang ke perpustakaan desa. Alhamdulillah selama ini minat baca masyarakat Desa Margamukti cukup baik. Begitu juga dengan literasi digital juga sudah cukup baik, masyarakat sudah terbiasa mengakses internet untuk berbagai kebutuhan," katanya. (rd dani r nugraha)