Watford vs Tottenham, Masih Labil

Watford vs Tottenham, Masih Labil
Ilustrasi/Net

WAJAR andai  Jose Mourinho cemas jelang lawatan Tottenham Hotspur ke markas Watford dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (18/1) malam WIB. Performa mereka naik-turun.

Ini duel penting di mata Mourinho. Bahkan demi menuai poin penuh di Vicarage Road, dia sengaja menyimpan lima amunisi terbaik saat menyingkirkan Middlesbroguh di ajang Piala FA.

Ya, Mourinho merotasi skuatnya. Dia memasukkan lima pemain yang selama ini lebih banyak menghiasi bangku cadangan. Sebut saja Lo Celso serta Erick Lamela di lini depan.

“Pemain berusaha memberikan yang terbaik. Apakah Piala FA menjadi prioritas sekarang? Saat ini bukan prioritas. Prioritasnya adalah memainkan pertandingan yang sulit melawan Watford di Liga Inggris,” tandas Mourinho.

Sulit? Bisa jadi lebih sulit lagi andai Tottenham gagal tampil konsisten di sepanjang 90 menit pertandingan. Penyakit mereka, adalah kerap kedodoran ketika laga memasuki babak kedua. Apalagi, kalau situasinya sudah unggul.

Hal itu tercermin dalam kemenangan 2-1 melawan Middlesbrough. Ya, Tottenham yang unggul dua gol di babak pertama, malah kedodoran dan nyaris gagal menang usai jeda. Mourinho pun tak menampik, persoalan ini sangatlah serius.

“Saya memberi tahu para pemain saya di babak pertama jika kami tidak berhasil menang 3-0 maka jika itu 2-1, kami akan berada dalam masalah dan itu terjadi,” ungkapnya.

Penyakit Tottenham lainnya, adalah celah di lini belakang. Mereka bisa saja dengan mudah dibobol lawan. Buktinya, 9 laga dilalui tanpa sekalipun mencatatkan clean sheet.

Mourinho enggan terlalu khawatir dengan problem di sektor belakang. Baginya itu menjadi tak berpengaruh andai para pemain depan tampil lebih produktif.

“Kami melakukan banyak hal dengan baik, kami kebobolan gol, sedikit frustrasi, tetapi yang lebih membuat frustrasi adalah bahwa kami tidak mencetak tiga, empat atau lima gol,” tandansnya.

Di sisi lain, Tottenham pantas mewaspadai kebangkitan Watford yang sudah melalui enam laga tanpa sekalipun mengalami kekalahan. Terakhir, skuat besutan Nigel Perason mampu melumat tuan rumah Bournemouth tiga gol tanpa balas.

Manajer Nigel Perason tampaknya sudah menemukan formula terbaik dengan skema 4-2-3-1 yang dia terapkan akhir-akhir ini. Menghadapi Tottenham, dia pun memastikan timnya akan bermain dengan gaya yang sama.

"Saya yakin ini laga yang rumit tetapi kami punya potensi memenanginya. Kami akan menyulitkan mereka dengan gaya permainan kami sendiri," lugas Pearson.

Watford memang wajib melanjutkan tren positif lantaran belum aman dari jeratan degradasi. Mereka menempati posisi ke-17, hanya unggul satu poin dari Aston Villa di zona merah. (bsf)

HEAD TO HEAD
19/10/19: Tottenham 1-1 Watford
30/01/19: Tottenham 2-1 Watford
26/09/18: Tottenham 2-2 Waford
02/09/18: Watford 2-1 Tottenham
30/04/18: Tottenham 2-0 Watford

LIMA LAGA TERAKHIR WATFORD
12/01/20: Bournemouth 0-3 Watford
04/01/20: Watford 3-3 Tranmere
01/01/20: Watford 2-1 Wolves
28/12/19: Watford 3-0 Villa
26/12/19: Sheffield 1-1 Watford

LIMA LAGA TERAKHIR TOTTENHAM
14/01/20: Tottenham 2-1 Middlesbrough
11/01/20: Tottenham 0-1 Liverpool
05/01/20: Middlesbrough 1-1 Tottenham
01/01/20: Southampton 1-0 Tottenham
28/12/19: Norwich 2-2 Tottenham

PRAKIRAAN PEMAIN
Watford (4-2-3-1)

Foster (GK) Masina, Cathcart, Dawson, Mariappa (B) Capoue, Chalobah (cdm) Deulofeu, Doucoure, Sarr (T) Deeney (D)
Pelatih: Nigel Pearson
Tottenham (3-5-2)
Gazzaniga (GK) Alderweireld, sanchez, Tanganga (B) Aurier, Alli, Winks, Celso, Sessegnon (T) Heung-Min, Moura (D)
Pelatih: Jose Mourinho