Atlet Esports Bandung Siap Bertarung di Tingkat ASEAN

Atlet Esports Bandung Siap Bertarung di Tingkat ASEAN
Piala Presiden Esports 2020, Final Kualifikasi Regional untuk wilayah Indonesia barat yang dihelat di 23 Paskal Shopping Centre Kota Bandung, 18-19 Januari 2020. (agus sn)

INILAH, Bandung - Kompetisi perebutan esports kasta tertinggi di Indonesia, Piala Presiden Esports 2020 telah memasuki fase puncak dalam final nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 1-2 Februari 2020.

Olahraga elektronik bertaraf regional Asia Tenggara menginjak satu tahapan, yakni Final Kualifikasi Regional untuk wilayah Indonesia barat yang dihelat di 23 Paskal Shopping Centre 18-19 Januari 2020.

Para pemenang dari masing-masing game di Bandung akan mendapat tiket dan maju ke Final Nasional di Jakarta. Mereka akan bergabung dengan para pemenang Kualifikasi Regional Timur yang lebih dulu digelar di Surabaya pada 11-12 Januari 2020.

Final Kualifikasi Regional Barat di Bandung ini bakal jadi perang bintang. Pasalnya, sejumlah atlet dan tim esports dengan prestasi besar akan turun untuk menjadi yang terbaik. Di final nasional, para atlet ini bersama-sama bertarung dengan atlet tim-tim esports juara kualifikasi dari negara-negara Regional Asia Tenggara, di antaranya Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja.

Di game Free Fire sejumlah tim raksasa esports Indonesia yang akan berlaga, di antaranya RRQ, Onic Olympus, NXL Bunga Meriam, hingga Boss Esports. Sementara di game eFootball PES "The Wonderkid" Rizky Faidan dipastikan ikut berlaga.

Rizky Faidan bernaung di tim Onic Esports dan pernah membawa Indonesia menjadi juara PES League 2019 Asia sekaligus menjadi semifinalis Kejuaraan Dunia PES League Worlds Finals di Emirates Stadium, London

Gelaran Piala Presiden Esports 2020 di tahun kedua ini merupakan kolaborasi IESPL sebagai mitra Pemerintah Indonesia melalui Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dari sebelumnya level nasional, kini menjadi level regional ASEAN.

Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha menuturkan, Final Kualifikasi Regional Bandung akan menyaring tim dan atlet-atlet esports terbaik dari wilayah Indonesia barat yang berhasil lolos dari tahap kualifikasi online.

"Sejak kick off pada Oktober tahun lalu, animo publik dan komunitas terhadap penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 terus meningkat dan makin tak terbendung," tutur Giring usai konferensi pers di 23 Paskal Shopping Centre, Jalan Pasirkaliki, Jumat (17/1/2020).

Giring memaparkan, sebanyak 204 atlet esports yang akan bertanding, terdiri dari 12 tim (48 pemain) untuk game Free Fire, 64 pemain di game eFootball Pro Evolution Soccer (PES), dan 22 pemain di game Mobile Premier League (MPL).

"Tahap Kualifikasi Regional Barat di Bandung ini, kami optimis atlet-atlet esports Indonesia akan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk melangkah ke final nasional menghadapi atlet-atlet esports dari ASEAN," ujarnya.

Lebih jauh Giring menjelaskan, kejuaraan ini tidak hanya berbicara kesenangan dalam bermain game, tapi tentang bagaimana menciptakan platform-platform game internasional dan memberikan fasilitas yang terbaik bagi atlet Indonesia agar bisa terus eksis di dunia internasional.

"Keseluruhan peserta yang terdaftar di Piala Presiden Esports ini mencapai 177.000 orang," jelasnya. Selain itu, lanjut Giring, bagaimana lewat kegemaran dan keahlian dalam bermain game bisa mengharumkan nama Indonesia.

"Industri esports ini tidak hanya menguntungkan buat tim atau pemain saja, tapi menguntungkan banyak pihak seperti temen-temen broadcasting, dan menghasilkan lapangan pekerjaan baru sehingga mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat," katanya.

Lebih jauh Giring menjelaskan, antusias di Regional Timur kemarin sangat luar biasa, banyak aktivitas-aktivitas dari para sponsor atau yang biasa disebut para pejuang esports ini bisa lebih menambah semarak terutama bagi penggemar esports.

"Secara keseluruhan, para atlet kita berikan akomodasi secara penuh. Mereka hanya perlu membawa modal semangat dan doa dari orang tuanya saja," ujarnya.

Giring mengaku, pihaknya telah mengusahakan agar atlet-atlet ini bisa tetap nyaman dalam mengikuti kejuaraan ini. Dalam dua hari ke depan Bandung bakal ramai sekaligus memberi informasi bahwa esports ini merupakan olahraga yang besar.

"Tahun ini kita dengan bangga Piala Presiden Esports, kita angkat olahraga ini menjadi turnamen dengan level internasional," ujarnya.

Atlet Nasional Esport sekaligus juara PES League 2019, Rizky Faidan mengaku, menghadapi kejuaraan besok dirinya lebih fokus memantau calon lawan bertarungnya. "Saya pribadi tahun ini belum pernah ketemu rival dari luar. Jadi persiapan kali ini saya mempelajari teknik-teknik permainan lawan," ujarnya.

Faidan menambahkan, untuk fasilitas yang diberikan penyelenggara, pastinya akomodasi, fasilitas untuk latihan dan juga minta bantuan rival yang kenal untuk jadi lawan tanding sebagai bagian dari latihan.

"Harapannya semoga Piala Presiden Esports tahun ini semakin besar dari tahun kemarin, bisa dikenal orang banyak, bisa mengenalkan pada publik apa itu esports, dan dalam setiap event kita bisa jadi tuan rumah," tandasnya. (agus sn)