Sekolah di Purwakarta Terapkan Kurikulum Berbasis Lingkungan

Sekolah di Purwakarta Terapkan Kurikulum Berbasis Lingkungan

INILAH, Purwakarta – Jajaran pemerintahan Kabupaten Purwakarta, patut berbangga hati. Banyak terobosan berjalan cukup efektif. Salah satunya, program pendidikan berkarakter yang digagas Dinas Pendidikan setempat.

 Adapun implementasi dari program tersebut, saat ini telah tercipta beberapa sekolah berbasis multi talent dan lingkungan. Sebagai gambaran, dalam program tersebut salah satu poinnya menitik beratkan pada pelajaran berbasis lingkungan dan kaarifan lokal. Misalnya, di sektor pertanian, perkebunan dan peternakan bagi siswanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto menuturkan, program ini sudah berjalan di sebagian besar sekolah di wilayahnya, baik tingkat SD maupun SMP. Selama ini, ada satu sekolah yang menjadi percontohan, yakni SDN Kahuripan (SDN 8 Ciseureuh). Pasalnya, sekolah tersebut telah konsisten menerapkan kurikulum berbasis lingkungan atau ekologi.

“Sekolah itu harus menjadi sumber ilmu pengetahuan, baik secara akademis maupun lingkungan. Makanya, program tersebut sengaja digulirkan, untuk membangun karakter dan kemandirian anak sejak dini,” ujar Purwanto akhir pekan kemarin.

DIa menjelaskan, selama ini SDN Kahuripan memiliki ruang kelas terbuka dan lahan pertanian cukup luas. Atas dasar itu pula, sekolah tersebut dijadikan sekolah percontohan berbasis lingkungan.

“Sekolah itu harus memiliki karakter yang berasal dari nilai-nilai kearifan lokal, dekat dengan alam di mana kita hidup,” jelas dia.

Namun demikian, Purwanto mengklaim, bukan hanya SDN Kahuripan, saat ini sebagian besar sekolah telah menerapkan program kurikulum berbasis lingkungan. Salah satunya, terlihat dari penerapan pola pelajaran aplikatif bagi siswanya. Misalnya, anak-anaknya terlibat langsung dalam pelajaran pertanian. Seperti menanam hingga panen padi dan palawija. (Asep Mulyana)