Tersapu Arus Cisindangbarang, Ridho Habibie Belum Ditemukan

Tersapu Arus Cisindangbarang, Ridho Habibie Belum Ditemukan

INILAH, Bogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor masih mencari Ridho Fahri Habibie, sorang santri Pondok Pesantren Al Falakiyah, di Jalan Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, yang terseret arus aliran sungai pada Minggu (19/1/2020). 

Kejadian tersebut bermulai saat santri asal Desa Tengah, Kecamatan Cibinong tersebut, bersama keempat rekannya izin kepada pengurus pondok pesantren untuk membeli baju keluar. 

Selepas membeli baju dengan empat rekannya, siswa yang baru duduk di kelas VIII ini, menyimpang untuk sekedar jajan, sambil menuju pulang ke pondok pesantren. Lalu, kelimanya memutuskan untuk lewat dan mandi di Sungai Cisindangbarang.

Dari kelima santri ini, tiga di antaranya turun ke sungai untuk sekedar mandi dan berenang. Sementara dua lainnya tidak ikut berenang dan memilih menunggu. Pada pukul 16.30 WIB, saat mereka asyik berenang dan bercanda riang, tiba-tiba air meluap dan menyapu ketiganya tanpa ampun.

Kepala BPBD Kota Bogor Priyatna Syamsyah mengatakan, pada Senin (20/1/2020) pagi pukul 08.00 WIB pihaknya melakukan pencarian dengan menerjunkan 116 personil gabungan. Pihaknya mencoba memantau di beberapa titik.

"Kami lakukan pencarian hingga 10 kilometer dari lokasi kejadian. Selain itu dilakukan pemasangan jaring di bendungan desa Ciomas serta beberapa titik,” ungkap Priyatna.

Priyatna melanjutkan, pihaknya tidak menerjunkan perahu karet dikarenakan arus dan kedalaman sungai sudah surut. Untuk pencarian baru dilakukan sekarang karena sore kemarin arus masih deras.

“Kami lakukan pencarian mulai pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. Anggota BPBD Kota Bogor juga ada yang terjun ke air serta ada yang memantau di bendungan,” tambahnya. (rizki mauludi)