PT PP Properti Tawarkan Obligasi Rp1,2 Triliun

PT PP Properti Tawarkan Obligasi Rp1,2 Triliun

INILAH, Jakarta - PT PP Properti Tbk (PPRO) menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2020 senilai Rp1,2 triliun, yang merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) perseroan sebesar Rp2,4 triliun.

Direktur Utama PPRO, Taufik Hidayat mengatakan surat utang tersebut akan diterbitkan dalam dua seri yaitu seri A berjangka waktu tiga tahun dengan bunga berkisar 9,40-9,90 persen per tahun dan seri B dengan tenor lima tahun dan bunga 9,75-10,25 per per tahun.

"Penerbitan obligasi ini menjadi strategi PPRO dalam rangka pendanaan jangka panjang agar bisa mengejar strategi pertumbuhan bisnis," dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Perolehan dana dari penerbitan obligasi sebesar 91,4 persen akan dialokasikan untuk pembayaran sebagian pokok utang perseroan. Sebanyak 32,89 persen untuk investasi dalam bentuk pengembangan usaha properti di pulau Jawa dan Lombok guna meningkatkan recurring income. "Sisanya sekitar 25,17 persen untuk modal kerja," ujarnya.

Surat utang yang akan diterbitkan ini telah memperoleh peringkat BBB dari PT Fitch Ratings Indonesia.

Perseroan menunjuk PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Ciptadana Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi obligasi (Joint Lead Underwriter/JLU).

Tiga lembaga lainnya yang bertindak sebagai profesi penunjang pasar modal adalah Tumbuan and Partners sebagai konsultan hukum, Hertanto, Grace dan Karunawan sebagai auditor independen dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk sebagai wali amanat.

Untuk masa penawaran awal akan dilakukan pada 20 Januari 2020 hingga 3 Februari 2020. Adapun penawaran umum dilaksanakan pada tanggal 17-18 Februari 2020 dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 24 Februari 2020. [tar]